Grab Car Pastikan Ikuti Aturan Pemerintah

Rabu, 01 Juni 2016 - 23:29 WIB
Grab Car Pastikan Ikuti...
Grab Car Pastikan Ikuti Aturan Pemerintah
A A A
JAKARTA - Menyikapi aturan Pemerintah yang diterapkan hari ini, Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan belum dapat berkomentar apapun. Ia menandaskan menunggu rapat antar pimpinan yang akan segera dilakukan untuk menyikapi hal ini. "Nanti besok atau lusa kami akan sampaikan ke media dan masyarakat," ucap Ridzki, Rabu (1/6/2016).

Walau demikian, dia menjelaskan Grab Indonesia sejak awal telah memiliki badan hukum, bahkan beberapa kendaraan juga telah mengikuti uji KIR, meski belum seluruhnya. Termasuk soal armada yang dimilikinya, dia menyatakan sejak berdirinya Grab Car, pihaknya telah bekerja sama dengan PPRI (Persatuan Perusahaan Rental Indonesia) yang saat ini telah menjadi koperasi bagi sebagian pengemudi Grab. "Yang jelas kami akan turuti aturannya, namun untuk sikap, kami masih rapatkan dulu," tutupnya.

(Baca: Tak Ikuti Aturan, Ini Sanksi Bagi Taksi Online)

Seperti diketahui, pemerintah melalui regulator transportasi darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan tiga syarat kepada pengelola taksi online berbasis aplikasi untuk dapat beroperasi secara layak. Ketiga syarat adalah pengemudi wajib memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM A umum, memiliki surat kepemilikan kendaraan (STNK), serta buku uji kendaraan atau KIR.

Menteri Perhubungan (Menhub) Ignasius Jonan mengatakan, syarat tersebut wajib dipenuhi pengelola taksi online, seperti Uber, Grab Car serta Go Car. "Kalau tidak dipenuhi tidak boleh jalan atau beroperasi," ujarnya, dalam jumpa pers usai Rapat Koordinasi bersama Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM, serta Menteri Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Rabu (1/6/2016).

Dia menegaskan, pengemudi dengan SIM A Umum tidak bisa ditawar. Adapun, untuk uji KIR setiap pengemudi taksi online diharuskan memiliki buku KIR. "Untuk SIM A umum ini enggak bisa ditawar ya. kalau mikrobus di atas tujuh kursi B1 umum. Kendaraan juga harus melalui serangkaian uji KIR. Kalau tidak lulus harus diulang," imbuhnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Kemenhub Hentikan Sementara...
Kemenhub Hentikan Sementara Layanan Transportasi di Bali Saat Hari Raya Nyepi
Direktorat Jenderal...
Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Tegaskan Keselamatan Bersepeda
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Bertemu Dubes UEA, Menhub...
Bertemu Dubes UEA, Menhub Bahas Kelanjutan Kerja Sama Transportasi
Indonesia Jadi Ketua...
Indonesia Jadi Ketua Pertemuan Pemimpin Transportasi se-ASEAN
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
23 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
1 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved