Ada Kejanggalan dalam Penetapan Harga Daging Sapi

Jum'at, 03 Juni 2016 - 20:35 WIB
Ada Kejanggalan dalam...
Ada Kejanggalan dalam Penetapan Harga Daging Sapi
A A A
JAKARTA - Kebijakan pemerintah dalam menetapkan harga daging sapi sebesar Rp80.000 per kg, dinilai Institute for Development of Economics and Finance (Indef) agak janggal dan banyak menimbulkan spekulasi di dalamnya. Direktur INDEF Enny Sri Hartati mengatakan kebijakan harga seharusnya berdasarkan pada biaya produksi daging sapi lokal, bukan pada impor daging beku yang belum jelas kualitasnya.

“Banyak hal yang tidak rasional dalam penetapan harga daging sapi ini. Peternak lokal jelas akan rugi, dan lebih baik menjual sekarang saja. Nanti pas puasa dan lebaran daging tidak ada di pasaran dan siapa yang diuntungkan kalau begini, tentu mereka-mereka yang punya akses impor daging,” katanya dalam diskusi bertajuk Rasionalitas Harga Daging Sapi, di Jakarta Jumat (3/6/2016).

(Baca Juga: Tekan Harga, Kemendag Impor 27.400 Ton Daging Sapi)

Dia menambahkan peternak lokal pasti merugi dengan penetapan harga daging Rp80 ribu per kg. Menurutnya lebih dari 6 juta petani peternak dengan lebih dari 15 juta sapi akan menanggung potensi kerugian sekitar Rp70 triliun. “Karena harga sapi hidup akan jatuh dari Rp45 ribu/Kg menjadi Rp30 ribu/Kg. Rata rata nilai per ekor sapi di peternak saat ini sekitar Rp14 juta (Rp 45 ribu x rata-rata 300 Kiloan per ekor-red),” katanya.

Sementara itu Ketua ASPIDI (Asosiasi Pengusaha Impor Sapi) Thomas Sembiring mempertanyakan, motif bergesernya pola impor dari bakalan ke daging beku. "Kalau pemerintah akan mengimpor 27.400 ton daging beku, kenapa pemerintah hanya menyetujui impor sapi bakalan kuartal dua sebanyak 250.000 ekor sedangkan permintaan 500.000 ekor lebih?" ungkapnya.

"Bukankah dengan mengimpor sapi bakalan, akan ada nilai tambah yang diperoleh ? Ataukah memang pemerintah akan merubah pola kebijakan impor sapi dalam bentuk bakalan kepada pola impor daging beku ?” kata Thomas.

Lanjut dia menerangkan disini terlihat bahwa perencanaan importasi yang dilakukan pemerintah tidak berjalan dengan baik. Pasalnya, impor daging beku akan dilaksanakan pemerintah melalui BUMN dan Swasta.

"Siapakah pihak swasta tersebut? Sudahkah mereka merupakan pihak yang berpengalaman dengan tata niaga daging sapi di Indonesia? Ataukah kebijakan ini hanya merupakan langkah memunculkan pelaku baru ?," lanjutnya.

Pernyataan lain yang timbul diterangkan yakni harga daging bagian manakah yang tinggi, dengan kualitas seperti apa? “Harga daging Rp120.000,- per kilogram adalah daging segar bagian paha belakang saja. Padahal daging beku dan daging sapi jenis lain di pasaran harganya jauh lebih murah,” katanya.

Dia juga mempertanyakan masalah distribusi yang seolah Jakarta sentris. “Bagaimana pemerintah mengatur distribusi daging yang diimpor tersebut. Sebagian penduduk akan mudik ke kampung pada saat lebaran, sehingga apabila daging murah hanya tersedia di Jakarta, tentu saja kebijakan ini menjadi tidak produktif,” tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Perlu Khawatir Bakal...
Tak Perlu Khawatir Bakal Langka, Berikut 5 Olahan Daging Sapi yang Bisa Disimpan Lama
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
Stok Daging Surplus,...
Stok Daging Surplus, Kementan: Mestinya Harga Tidak Naik
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
5 Ide Olahan Daging...
5 Ide Olahan Daging Sapi Kurban yang Mudah Dibuat di Rumah, Praktis dan Lezat
Berita Terkini
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
6 jam yang lalu
Menteri Dody Akui Mutasi...
Menteri Dody Akui Mutasi Pejabat PU, Tapi Tepis karena Bocornya Surat Perjalanan ke AS
7 jam yang lalu
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
7 jam yang lalu
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
8 jam yang lalu
Mengulik Pemicu Fenomena...
Mengulik Pemicu Fenomena Financial Anxiety dan Lipstick Effect di Tengah Tekanan Ekonomi
9 jam yang lalu
BCA Perkuat Platform...
BCA Perkuat Platform Digital, Transaksi Nasabah Melalui Kanal Digital Tembus 99,8%
9 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved