Lindungi Pekerja Migran, Indonesia Dorong Penyelesaian Instrumen ASEAN

Kamis, 09 Juni 2016 - 11:52 WIB
Lindungi Pekerja Migran,...
Lindungi Pekerja Migran, Indonesia Dorong Penyelesaian Instrumen ASEAN
A A A
JAKARTA - Indonesia terus mendorong upaya finalisasi instrumen ASEAN tentang perlindungan dan pemajuan hak-hak pekerja migran (ASEAN Instrument on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers).

Instrumen ini nantinya sebagai landasan untuk melindungi hak pekerja migran tanpa diskriminasi.

"’Negara-negara ASEAN tetap berkomitmen dan bekerja sama menyelesaikan instrumen ASEAN tentang perlindungan dan pemajuan hak-hak pekerja migran,’’ kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Ketenagakerjaan, Abdul Wahab Bangkona dalam siaran pers, Kamis (9/6/2016).

Menurut Wahab, pada tingkat regional, salah satu upaya alternatif guna mempercepat finalisasi intrumen adalah melalui penyelenggaraan suatu konferensi yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Konferensi ini rencananya dilaksanakan pada tahun ini dengan mengundang pembicara dari dalam dan luar ASEAN, termasuk mitra wicara, organisasi internasional terkait seperti ILO, IOM, World Bank, dan Office of the United Nations High Commissioner for Human Rights (OHCHR).

Instrumen perlindungan tenaga kerja migran yang telah disusun sejak 2012, sampai dengan saat ini, belum final disepakati.

"Namun negara-negara ASEAN terus berupaya memajukan dan meningkatkan perlindungan yang efektif bagi para pekerja migran, yang diwujudkan melalui penanganan bersama terhadap pekerja migran serta pelarangan pengiriman anak-anak di bawah umur sebagai pekerja migran," jelas dia.

Pada pertemuan ke-48 ASEAN Foreign Ministers Meeting di Kuala Lumpur tanggal 1-4 Agustus 2015 lalu, Pemerintah Indonesia telah berhasil mengajukan proposal untuk membahas ASEAN Foreign Ministers’ Statement On The Protection And Promotion Of The Rights Of Migrant Workers yang berisi arahan kebijakan yang akan mendukung kerja dari ASEAN Declaration on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers (ACMW) dan ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) sebagai lembaga yang membawahi ACMW.

Usulan Indonesia ini antara lain mendapatkan dukungan oleh Kamboja dan Filipina. Tidak lupa Menaker Hanif Dhakiri, menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Tenaga Kerja dan kesejahteraan Sosial, Khampeng Saysompheng, yang telah menjadi tuan rumah acara ASEAN Ministerial Breakfast Meeting.

Pada rangkaian ILC ke 105, Delegasi Indonesia dijadwalkan juga mengikuti Pertemuan Non-Aligned Movement (NAM) Labour Ministers Meeting. Pertemuan akan dipimpin Minister of Cooperatives, Labour and Social Welfare Iran, Ali Rabiei.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
Balai Latihan Kerja...
Balai Latihan Kerja Surakarta Bantu Penanganan COVID-19
Hindari Resiko Penumpukan...
Hindari Resiko Penumpukan Orang, Kemnaker Minta Perusahaan Susun Rencana Kerja
Menaker Ida Fauziyah...
Menaker Ida Fauziyah Sambut Kepulangan Sembilan ABK
Siddhakarya Bukti Perhatian...
Siddhakarya Bukti Perhatian Pemerintah kepada Produktivitas Perusahaan
Kemnaker Berdayakan...
Kemnaker Berdayakan Korban PHK melalui Program Padat Karya
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
30 menit yang lalu
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
40 menit yang lalu
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
2 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
2 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved