SPBU Nakal, Pertamina Siap Cabut Hubungan Usaha

Kamis, 09 Juni 2016 - 14:55 WIB
SPBU Nakal, Pertamina...
SPBU Nakal, Pertamina Siap Cabut Hubungan Usaha
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) menerangkan telah memberikan ultimatum kepada SPBU agar kejadian pengurangan Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti yang terjadi di SPBU Rempoa tidak terulang. Bahkan perseroan menerangkan melakukan Pemberhentian Hubungan Usaha (PHU) kepada mitra Pertamina maupun unit usahanya.

(Baca Juga: Soal Kecurangan SPBU, Ini Cara Kerja Mesin BBM)

"Sekarang sudah di pihak berwajib kasusnya (SPBU Rempoa). Kita sangat ketat di sini. Tapi sebelum kita berikan sanksi yang berat tentu kita harus lakukan beberapa tahap pemeriksaan," ujar Area Manager Communication and Relations Jawa bagian Barat, Yudy Nugraha‎ di SPBU Veteran, Jakarta, Kamis (8/6/2016).

Dalam pengenaan sanksi kepada SPBU yang nakal sendiri, penindakannya terdapat beberapa hal. Pertama, ‎kata dia pihaknya akan memberi teguran tertulis dan pemberhentian stok BBM sementara sampai 6 bulan. Untuk permasalahan di SPBU Rempoa sendiri belum diputuskan dan masih bisa berubah sewaktu-waktu tergantung dari hasil penyelidikan pihak kepolisian.

"Ketika nanti mereka sudah terbukti langsung, kita kasih sanksi tersebut. Nantinya kecurangan yang dilakukan SPBU akan diselediki dan dievaluasi kepolisian‎ apakah ada modus lain atau kecurangan murni dilakukan pihak internal maupun oknum lain, itu akan diselidiki," kata dia.

Dia menambahkan kemudian setelah kepolisian melakukan penyelidikan dan keluar hasilnya, sanksi berikutnya akan diberikan tergantung besar kecilnya bukti dan keputusan polisi terhadap kasus kecurangan.

‎Finalnya, jika pihak kepolisian memutuskan bahwa SPBU melakukan pelanggaran berat, lanjut Yudy, maka Pertamina akan langsung melakukan Pemutusan Hubungan Usaha dengan pertimbangan-pertimbangan yang matang.

"Jadi, bila pelanggaran dilakukan SPBU yang suatu wilayah yang hanya ada satu di wilayah tersebut, maka yang akan kita lakukan adalah tidak akan kita PHU. Melainkan kepemilikannya akan diambil alih langsung oleh Pertamina‎ kalau itu miliknya swasta. Makannya kita perlu betul-betul godok sanksi ini," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina Pasang ATG...
Pertamina Pasang ATG di Tangki SPBU, Stok BBM Kini Terpantau Otomatis
Pertamina Tindak Tegas...
Pertamina Tindak Tegas 91 SPBU yang Lakukan Penyimpangan Penyaluran Solar Subsidi
Jelang Natal dan Tahun...
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman
Pertamina Terapkan Digitalisasi...
Pertamina Terapkan Digitalisasi pada 5.518 SPBU
Antisipasi Puncak Mudik...
Antisipasi Puncak Mudik Akhir Tahun, Pertamina Pastikan Layanan Siaga
Harga Pertalite Turun...
Harga Pertalite Turun Rp6.450 per Liter di Denpasar, Kapan Daerah Lain Nyusul?
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
15 menit yang lalu
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
31 menit yang lalu
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
55 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
1 jam yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
1 jam yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved