Holding Energi Untungkan PGN

Sabtu, 11 Juni 2016 - 04:41 WIB
Holding Energi Untungkan...
Holding Energi Untungkan PGN
A A A
JAKARTA - Holding energi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dinilai akan membawa keuntungan besar bagi PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Salah satunya PGN akan mendapatkan akses langsung ke sumber gas yang dimiliki PT Pertamina (Persero).

“PGN, perusahaan yang posisinya sebagai distributor gas akan mendapatkan akses langsung ke sumber energi, dan ini tentu memberikan suatu advantage, serta dampak positif dalam hal biaya operasional,” ujar pakar bidang ketahanan energi dan pengajar geoekonomi di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Dirgo D Purbo dalam keterangan persnya, Jumat (10/6/2016).

Tidak hanya keuntungan bagi PGN, lanjut dia, perusahaan publik mayoritas sahamnya dimiliki negara itu akan menjadikan operasional Pertamina lebih efektif dan efisien. Sehingga, biaya operasional jauh lebih murah.

"Besarnya biaya yang terpangkas dengan adanya integrasi operasional antara Pertamina dan PGN tersebut bisa mencapai 30%," terangnya.

Menurut Dirgo, peningkatan efektivitas dan efisiensi terjadi karena Pertamina dan PGN memiliki aset operasional yang sama, seperti fasilitas operasi, perlengkapan dan sistem kontrol. Penggabungan aset operasional akan mengurangi faktor gangguan pasokan dari sumber energi, dalam hal ini Pertamina di hulu dan PGN di hilir, karena dioperasikan dalam satu manajemen.

Dia menyebutkan, tak kalah penting, penggabungan PGN ke Pertamina akan memberikan dampak positif terhadap ketahanan energi nasional. Pasalnya, karena holding bisa memperkuat sektor minyak dan gas nasional.

"Langkah strategis inilah yang memperkuat posisi industri migas secara vertikal. Integrasi merupakan kekuatan fundamental dari industri migas," katanya.

Hal senada disampaikan pengamat dan dosen Ketahanan Energi Universitas Pertahanan Yanif Dwi Kuntjoro. Dia mengatakan, integrasi PGN ke Pertamina akan mengurangi biaya investasi dalam infrastruktur energi. Misalnya, aspek biaya koordinasi atau komunikasi.

"Kedua perusahaan lebih singkat, cepat, murah dalam berkoordinasi ataupun berkomunikasi. Sehingga melalui logika rasional akan berdampak pada harga gas semakin turun," ujarnya.

Seperti diketahui, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah memutuskan menjadikan Pertamina sebagai induk usaha BUMN di sektor energi. PGN akan menjadi salah satu anak usaha holding BUMN energi tersebut. Kementerian BUMN menargetkan pembentukan holding energi bisa dituntaskan pada 2016.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovasi Pemasaran, PGN...
Inovasi Pemasaran, PGN Gencarkan Strategi Omnichannel
Dukungan Penuh Pemerintah...
Dukungan Penuh Pemerintah dalam Penguatan Pasokan Gas di Sebagian Jabar dan Sumatera
Dapat Gas Murah dari...
Dapat Gas Murah dari PGN, Baja Krakatau Steel Bakal Kompetitif
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan...
Kolaborasi PGN-MRT Menegaskan Komitmen Menuju Energi Bersih
Ditunjuk Jadi Dirut...
Ditunjuk Jadi Dirut PGN, Ini Jejak Karir Suko Hartono
Giliran Direksi PGN...
Giliran Direksi PGN Kena Perombakan Menteri Erick Thohir, Dirut Diganti
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
1 jam yang lalu
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
1 jam yang lalu
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
2 jam yang lalu
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
2 jam yang lalu
Infografis
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved