Penggunaan Energi Terbarukan di Indonesia Hanya 6,8%

Sabtu, 11 Juni 2016 - 06:16 WIB
Penggunaan Energi Terbarukan...
Penggunaan Energi Terbarukan di Indonesia Hanya 6,8%
A A A
JAKARTA - Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan, seperti tenaga matahari (surya), angin, biomassa, gelombang laut, energi air (hidro) dan panas bumi (geothermal). Sayang, penggunaan energi terbarukan di Tanah Air masih sekitar 6,8%.

CEO Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA) Tri Mumpuni mengemukakan, potensi peningkatan energi terbarukan dan efisiensi energi di Indonesia masih cukup besar. Potensi pasar energi nasional, regional dan internasional masih terbuka lebar.

“Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak gugusan pegunungan yang dapat mengaliri mata air sebagai sumber air sungai, sehingga sangat cocok dan berpotensi untuk mengembangkan energi terbarukan mikrohidro. Aliran sungai dari pegunungan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai penggerak mula dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH)," ujarnya, dalam Diskusi Energi, Jumat (10/6/2016.

Energi tenaga air bisa terus dikembangkan dengan dukungan pemerintah dalam pengembangan pembangkit listrik mikrohidro.

Sebagai salah satu pelopor pengembangan energi terbarukan khususnya pembangkit listrik mikro hidro, Tri Mumpuni melalui Yayasan Institus Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (IBEKA), telah merancang pembangkit listrik tenaga mikro hidro (PLTMH) berkapasitas 2,8 MW dengan memanfaatkan aliran Sungai Cilamaya.

Listrik yang dihasilkan, dialirkan untuk kebutuhan PLN. Bisnis pembangkit bertenaga hidro ini mendapat dukungan pemerintah, dengan diterbitkannya Peraturan Menteri ESDM Nomor 31 Tahun 2009 tentang harga pembelian tenaga listrik oleh PT PLN (Persero) dari pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan skala kecil dan menengah.

Tri Mumpuni menambahkan, lebih dari 60 juta anak Indonesia belum menikmati akses listrik. Berdasarkan survei yang dilakukan IBEKA, penduduk di sekitar 33.000 desa di Indonesia masih belum mendapatkan akses listrik. Untuk itu, semua pihak diharapkan dapat sama-sama berkerja sama dan saling mendukung dalam memperbaiki kebutuhan energi nasional dengan mengoptimalkan pengembangan energi terbarukan agar seluruh wilayah di Indonesia bisa menikmati manfaat energi listrik untuk penerangan dan mendukung pembangunan khususnya di daerah-daerah terpencil dan terisolasi.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Manfaatkan Energi Matahari,...
Manfaatkan Energi Matahari, Pulau Medang Dialiri Jaringan Listrik
Gerakan Energi Terbarukan...
Gerakan Energi Terbarukan di Jateng Harus Jadi Percontohan Nasional
Tingkatkan Wawasan Energi...
Tingkatkan Wawasan Energi Terbarukan, FBCC Digelar
2 Fasiltas Listrik Otomatis...
2 Fasiltas Listrik Otomatis Schneider Indonesia Dikunjungi Gwenaelle
Ganjar Dorong Perkantoran...
Ganjar Dorong Perkantoran di Jateng Gunakan Energi Alternatif
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Energi Alternatif Melalui Kewirausahaan Muda
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
1 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
2 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
3 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
4 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
5 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved