Pertamina Tetap Ikut Tender Jawa I

Jum'at, 24 Juni 2016 - 20:56 WIB
Pertamina Tetap Ikut...
Pertamina Tetap Ikut Tender Jawa I
A A A
JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Dwi Soetjipto menegaskan, Pertamina tetap melanjutkan keikutsertaan dalam lelang Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa I di Muara Tawar, Bekasi.

Perusahaan minyak dan gas nasional tersebut tetap berminat membangun pembangkit listrik dengan kapasitas 2x800 megawatt (MW) itu dan melanjutkan proses tender, meski pasokan gas tidak akan lagi disediakan pemenang tender. "Ya, kami akan terus ikuti tender tersebut,” tegas Dwi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/6/2016).

Dia mengaku tidak keberatan, meski dalam proses lelang, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) mengubah skema penyediaan energi primer. Perubahan tersebut adalah, jika sebelumnya penyediaan energi primer dilakukan produsen listrik swasta (independent power producer/IPP) pemenang tender, sekarang disediakan oleh PLN. Dwi bahkan berharap, bahwa gas yang disediakan PLN memiliki harga yang kompetitif.

“Tidak apa, kan kami nanti lihat gas dari PLN kompetitif atau tidak,” kata Dwi.

Sebagaimana diketahui, PLN mengubah konsep lelang, hanya beberapa waktu sebelum lelang dibuka pada 25 Juli 2016. Atas perubahan tersebut, Pertamina sempat melayangkan surat kepada PLN pada 13 Mei 2016. Pertamina keberatan jika PLN memutuskan untuk mengubah skema lelang.

Karena persiapan konsorsium untuk mengikuti lelang pembangkit berikut dengan pasokan gasnya ikut berubah, terlebih Pertamina sudah menggandeng Total Gas.

Pertamina memang telah mempersiapkan diri mengikuti lelang tersebut. Pertamina juga telah membentuk konsorsium dan bertindak sebagai ketua. Dalam konsorsium tersebut, Pertamina menggandeng Marubeni Corporation, General Electric sebagai penyedia teknologi, serta Total Gas & Power sebagai pemasok gas.

Untuk membangun pembangkit tersebut, Pertamina telah menyiapkan investasi USD2 miliar. Investasi tersebut sudah termasuk pembangunan unit penyimpanan dan regasifikasi gas terapung (floating storage regasification unit/FSRU). Untuk kebutuhan dana, sebesar 70% berasal dari pinjaman, sedangkan 30% merupakan ekuitas perseroan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Pengamat Minta Rencana...
Pengamat Minta Rencana IPO PT ASDP Persero Dibatalkan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Setoran Pertamina Cetak...
Setoran Pertamina Cetak Rekor, Legislator: Ke Depan Maksimalkan Potensi Hulu
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
20 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
44 menit yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
10 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved