Brexit Tak Akan Ganggu Perdagangan Indonesia-Inggris

Sabtu, 25 Juni 2016 - 13:27 WIB
Brexit Tak Akan Ganggu...
Brexit Tak Akan Ganggu Perdagangan Indonesia-Inggris
A A A
JAKARTA - Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, perdagangan dari atau ke Indonesia-Inggris tidak perlu dikhawatirkan menyusul putusan negeri ratu Elizabeth tersebut hengkang dari Uni Eropa (Brexit).

Pasalnya, kegiatan ekspor-impor Indonesia ke negara tersebut relatif kecil jika dibanding dengan negara-negara Uni Eropa secara keseluruhan.

Seperti diketahui, pasca hengkangnya Inggris dari Uni Eropa mengakibatkan ketakutan-ketakutan tersendiri untuk beberapa negara khususnya mitra dagang Inggris. Pasalnya, selama 40 tahun lebih, ekonomi dan politik Inggris kuat karena menjadi bagian dari Uni Eropa.

"Kita lihat ekspor Indonesia ke Inggris relatif kecil dari total ekspor kita ke Uni Eropa. Angkanya paling less then 1% kira-kira. Jadi tidak perlu khawatir. Karena dampaknya belum akan terlihat dalam jangka pendek ini," kata dia kepada Sindonews, Sabtu (25/6/2016).

Meski Inggris telah memutuskan keluar dari kelompok yang memberikan andil besar untuk negaranya, namun Inggris masih harus membuat kesepakatan-kesepakatan penting lainnya pasca mundurnya negara tersebut dari Uni Eropa.

"Meskipun sudah ada keputusan Brexit, dia tidak bisa mundur begitu saja. Banyak PR yang mesti dikerjakan antara lain, kesepakatan lagi mengenai trade biaya, bea masuk dan segala macam, antara Inggris UK dan Uni Eropanya secara khusus," kata Josua.

Atas dasar itu, Indonesia seharusnya bisa tetap tenang dengan adanya kenyataan tersebut, karena implikasi langsungnya untuk Indonesia tidak signifikan.

"Tidak terlalu besar implikasinya untuk Indonesia. Karena kita juga stabil-stabil saja kemarin. Rupiah juga cukup stabil meskipun ada penurunan, dan indeks saham juga relatif aman," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia-Inggris Genjot...
Indonesia-Inggris Genjot Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Bertemu Mendag Inggris,...
Bertemu Mendag Inggris, Menko Airlangga Perkuat Kerja Sama Ekonomi-Perdagangan
Hubungan Dagang 2 Musuh...
Hubungan Dagang 2 Musuh Utama Amerika Kian Lengket: Tembus Rp244,7 Triliun
RI-Bangladesh Sepakati...
RI-Bangladesh Sepakati Kerja Sama Dagang Rp4,53 Triliun
Menteri Perdagangan...
Menteri Perdagangan Internasional Inggris Bahas Pertumbuhan Hijau Bersama Anies Baswedan
Melihat Sudut Pandang...
Melihat Sudut Pandang China ke Indonesia, Mitra Dagang Terbesar dalam 1 Dekade
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved