Tax Amnesty Berpotensi Dongkrak Cadangan Devisa Negara

Selasa, 28 Juni 2016 - 22:02 WIB
Tax Amnesty Berpotensi...
Tax Amnesty Berpotensi Dongkrak Cadangan Devisa Negara
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara mengatakan, dengan disahkannya pengampunan pajak atau tax amnesty menjadi Undang-undang (UU) maka ada kemungkinan cadangan devisa negara akan meningkat. Diperkirakan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro bahwa dana repatriasi yang akan masuk sekira Rp165 triliun.

Mirza juga mengatakan, kondisi ini akan membuat perekonomian Indonesia kembali ke tingkat kestabilan sebelum ada pelemahan ekonomi global beberapa waktu ini. "Jadi kalau memang tax amnesty ini kemudian rekan-rekan yang memanfaatkannya ini bisa masuk dananya lewat repatriasi, ada harapan untuk cadangan devisa kita bisa meningkat pesat kembali," kata dia di gedung BI Jakarta, Selasa (28/6/2016).

(Baca Juga: Sempat Alot, DPR Akhirnya Sahkan Tax Amnesty Jadi UU)

Dia menyontohkan pada kondisi di tahun 2010 saat Amerika Serikat (AS) mulai melakukan quantitaive easing (pelonggaran moneter), banyak sekali modal yang masuk ke negara emerging market seperti Indonesia. "Saat itu kita kecipratan dana modal dari sana karena Amerika lakukan pelonggaran moneter. Itu juga yang membuat cadangan devisa kita besar," sambungnya.

(Baca Juga: BI: Penurunan Cadev Mei Hanya Sementara)

Maka dengan diberlakukannya tax amnesty ini, menurutnya akan membawa babak baru untuk cadangan devisa Indonesia bila pemerintah bisa mengelolanya dengan baik untuk sektor-sektor yang memang penting dan menjadi priorotas.

"Waktu tahun 2008 cadangan devisa kita USD60 miliar, 2010 naik menjadi USD 124 miliar, itu karena pelonggaran Amerika. Sekarang dengan adanya dana repatriasi masuk, kita harapkan cadangan devisa kita dalam bentuk rupiah bisa tumbuh pesat," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penerimaan Pajak Kerek...
Penerimaan Pajak Kerek Cadangan Devisa ke USD138,8 Miliar di April
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Akhir September Turun Jadi 130,8 Miliar Dolar AS
Peningkatan Cadev Dipengaruhi...
Peningkatan Cadev Dipengaruhi Dua Faktor, Trennya Bakal Berlanjut
Ekonom Sebut Cadangan...
Ekonom Sebut Cadangan Devisa RI Masih Aman Meski Menurun
Cadev Naik Saat Ekspor...
Cadev Naik Saat Ekspor dan Devisa Pariwisata Anjlok Sinyal Abnormal, Apa Jawabannya
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD137,1 Miliar
Berita Terkini
Lompatan Besar Transportasi...
Lompatan Besar Transportasi Publik Jakarta: Terbaik Kedua di ASEAN, Posisi ke-27 Dunia
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
1 jam yang lalu
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
11 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
12 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
12 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved