Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Kembali Menguat 41 Poin

Jum'at, 01 Juli 2016 - 10:12 WIB
Akhir Pekan, Rupiah...
Akhir Pekan, Rupiah Dibuka Kembali Menguat 41 Poin
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) menguat 0,31% atau 41 poin ke Rp13.169/USD, seiring pergerakan IHSG pada pembukaan Jumat (1/7/2016), imbas dari rilis data inflasi.

Sebelumnya mata uang Garuda pada penutupan perdagangan Kamis (30/6/2016), loyo 53 poin atau 0,40% ke level Rp13.210/USD.

Beradasarkan acuan Yahoo Finance, Jumat pagi ini, rupiah dibuka menguat 60 poin atau 0,45% ke level Rp13.150/USD. Kemarin, rupiah berakhir terdepresiasi 60 poin atau 0,46% menjadi Rp13.215/USD. Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan berkisar di level Rp13.150-Rp13.210/USD.

Data Sindonews yang bersumber dari Limas, pada pembukaan pagi ini menguat ke posisi Rp13.178/USD. Dimana kemarin ditutup melemah ke level Rp13.220/USD. Rupiah diperkirakan hari ini berada di range Rp13.153-Rp13.203 per USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari Jumat (1/7/2016), naik tipis ke level Rp13.172/USD. Dimana kemarin dipatok Rp13.180/USD.

Sementara itu, mata uang Inggris poundsterling masih belum pulih sejak dampak Brexit pekan lalu. Melansir Reuters, Jumat (1/7/2016), Gubernur Bank of England, Mark Carney mengisyaratkan penurunan suku bunga ke depan demi pemulihan.

Sterling diperdagangkan di level USD1,3346, setelah hampir menyentuh USD1,35 pada hari Kamis kemarin. Pound kehilangan hampir 8% setelah suara Brexit, dan merupakan yang terendah sejak tahun 1985.

“Carney selalu gugup tentang bagaimana Brexit akan berdampak pada ekonomi Inggris dan sekarang itu adalah kenyataan. Ia sedang mempersiapkan untuk yang terburuk, setuju dengan malapetaka dan scenario suram dan ingin meyakinkan pasar bahwa BoE akan proaktif," tulis Kathy Lien, direktur strategi FX di BK Asset Management kepada Reuters.

Sterling mendapat tekanan ringan pada euro di level 1,1104 per EUR, setelah tergelincir kemarin dari 1,1155 EUR, tertinggi dalam enam hari. Dolar AS mundur terhadap yen, tapi mempertahankan sebagian besar keuntungan pada pekan ini. Greenback—nama lain USD—jatuh menjadi 99,00 yen, dimana terakhir diperdagangkan di ¥102,88/USD.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
1 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
2 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
2 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
4 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
5 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
15 jam yang lalu
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved