Kelangkaan BBM Terjadi di Tegal Terimbas Macet Arus Mudik
Selasa, 05 Juli 2016 - 13:46 WIB
Kelangkaan BBM Terjadi di Tegal Terimbas Macet Arus Mudik
A
A
A
TEGAL - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) terjadi di wilayah Kota Tegal dan sekitarnya sehari sebelum Lebaran yang diyakini terimbas kemacetan panjang arus mudik di jalur pantura. Warga Tegal berdasarkan pantauan Sindo harus antre berjam-jam di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
(Baca Juga: Pertamina Kerahkan Pasukan Motor Antar BBM di 'Brexit')
Kesulitan mendapatkan BBM sudah dialami warga sejak Senin (4/7) kemarin hingga hari ini. Pantauan di sejumlah SPBU, terlihat ada antrean panjang kendaraan roda empat dan roda dua warga mengular ratusan meter.
Pemandangan itu di antaranya terlihat di SPBU Pasific di Jalan Mayjen Sutoyo. Antrean kendaraan roda dua sudah meluber hingga bahu jalan. Sedangkan antrean kendaraan roda dua membludak dan cenderung tidak beraturan karena warga saling serobot agar bisa segera dilayani.
Tidak hanya SPBU di jalur pantura yang dipenuhi antrean kendaraan, SPBU di Jalan KS Tubun yang relatif jauh dari jalur pantura kondisinya juga tak berbeda jauh. "Sudah antre satu jam, belum dilayani. Mau ngisi BBM saja susah begini," kata salah seorang warga yang tengah antre di SPBU tersebut, Ayu (26), Selasa (5/7/2016).
(Baca Juga: Penyaluran BBM ke Jalur Mudik Tersendat, Ini Penjelasan Pertamina)
Warga lainnya, Fatoni, 30, mengaku sudah berkeliling ke dua SPBU untuk membeli BBM sebelum mengantre di SPBU KS Tubun. "Semuanya sama antre panjang. Tidak ada yang sepi. Mau nggak mau harus antre daripada motor mogok," ujarnya.
Keberadaan penjual bensin eceran yang biasanya menjadi alternatif warga untuk mendapatkan BBM juga tidak terlihat karena persediaan sudah kosong selama beberapa hari.
(Baca Juga: Pertamina Kerahkan Pasukan Motor Antar BBM di 'Brexit')
Kesulitan mendapatkan BBM sudah dialami warga sejak Senin (4/7) kemarin hingga hari ini. Pantauan di sejumlah SPBU, terlihat ada antrean panjang kendaraan roda empat dan roda dua warga mengular ratusan meter.
Pemandangan itu di antaranya terlihat di SPBU Pasific di Jalan Mayjen Sutoyo. Antrean kendaraan roda dua sudah meluber hingga bahu jalan. Sedangkan antrean kendaraan roda dua membludak dan cenderung tidak beraturan karena warga saling serobot agar bisa segera dilayani.
Tidak hanya SPBU di jalur pantura yang dipenuhi antrean kendaraan, SPBU di Jalan KS Tubun yang relatif jauh dari jalur pantura kondisinya juga tak berbeda jauh. "Sudah antre satu jam, belum dilayani. Mau ngisi BBM saja susah begini," kata salah seorang warga yang tengah antre di SPBU tersebut, Ayu (26), Selasa (5/7/2016).
(Baca Juga: Penyaluran BBM ke Jalur Mudik Tersendat, Ini Penjelasan Pertamina)
Warga lainnya, Fatoni, 30, mengaku sudah berkeliling ke dua SPBU untuk membeli BBM sebelum mengantre di SPBU KS Tubun. "Semuanya sama antre panjang. Tidak ada yang sepi. Mau nggak mau harus antre daripada motor mogok," ujarnya.
Keberadaan penjual bensin eceran yang biasanya menjadi alternatif warga untuk mendapatkan BBM juga tidak terlihat karena persediaan sudah kosong selama beberapa hari.
(akr)
Lihat Juga :