Rupiah Awal Pekan Dibuka Membaik, USD Naik Tipis

Senin, 11 Juli 2016 - 10:27 WIB
Rupiah Awal Pekan Dibuka...
Rupiah Awal Pekan Dibuka Membaik, USD Naik Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan perdagangan hari ini di awal pekan tercatat menguat ke kisaran level Rp13.100/USD, setelah libur panjang Idul Fitri. Penguatan mata uang Garuda terjadi di tengah membaiknya USD terhadap euro dan yen.

Posisi rupiah terhadap USD berdasarkan data Yahoo Finance dibuka di level Rp13.100/USD dengan kisaran Rp13.025-Rp13.115/USD atau membaik dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.135/USD. Pergerakan rupiah makin menguat setelah pada pukul 10.04 WIB bergerak ke posisi Rp13.078.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah mengawali pekan ini dibuka pada level Rp13.112/USD. Rupiah terlihat semakin menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.172/USD atau naik sebesar 60 poin.

Menurut data Bloomberg, rupiah pada sesi pagi juga membaik di posisi Rp13.125/USD dengan kisaran harian Rp13.071-Rp13.139/USD. Posisi ini lebih baik dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.180/USD.

Pada data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada pukul 10.00 WIB juga menunjukkan penguatan pada level Rp13.098/USD atau semakin kokoh dibanding penutupan sebelum libur Lebaran di posisi Rp13.145/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Senin (11/7/2016) USD menguat terhadap euro dan yen dipengaruhi peningkatan sektor ekuitas dan hasil positif data ketenakerjaan AS untuk memberikan harapan bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga acuan (Fed rate) dalam waktu dekat.

USD tercatat mengalami kenaikan sebesar 0,1% di level 100.69 terhadap yen, setelah sempat melemah ke posisi 99,99. Penguatan mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- setelah data ketenagakerjaan menunjukkan penambahan 287,000 lapangan kerja di bulan Juni.

"Kita masih akan melihat yen variatif dalam jangka menengah dan jangka panjang, tapi untuk saat ini kita melihat pasar berfokus pada kebijakan Bank of Japan dan rencana stimulus fiskal Jepang," kata ahli strategi FX Jepang Shin Kadota di Barclays, Tokyo.

Di sisi lain euro terlihat stabil terhadap USD ke level 1.1043, naik sendiri dibandingkan akhir pekan kemarin 1.1002. Poundsterling berubah sedikit di level 1.2940 melawan USD, setelah merangkak dari posisi lebih rendah pekan lalu 1.2798. Namun pounds masih rentan dalam jangka panjang saat Inggris masih dalam tahap negosiasi keluar dari Uni Eropa (UE).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
RANS Resmi Jadi Perusahaan...
RANS Resmi Jadi Perusahaan Terbuka, Investor Sambut Positif Debut di Bursa
27 menit yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp5.000 per Gram, Buyback Jadi Berapa?
2 jam yang lalu
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
2 jam yang lalu
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
3 jam yang lalu
Promo Spesial BRI Kartu...
Promo Spesial BRI Kartu Kredit: Jalan-Jalan Lebih Hemat Rp125.000 di tiket.com!
3 jam yang lalu
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
3 jam yang lalu
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved