IHSG Betah di Level 5.103, Bursa Asia Dibuka Kokoh
Selasa, 12 Juli 2016 - 09:36 WIB
IHSG Betah di Level 5.103, Bursa Asia Dibuka Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pembukaan hari ini menjaga tren penguatan mengiringi mayoritas bursa Asia yang kokoh di zona hijau. Pasar saham Tanah Air hari ini dibuka meroket dengan tambahan 34,84 poin atau 0,69% ke level 5.103,86.
Sementara IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 97,44 poin atau 1,96% ke level 5.069,02 saat membaiknya bursa Asia secara keseluruhan. Dilansir Reuters, Selasa (12/7/2016) pasar saham Asia hari ini tercatat kokoh menjaga tren positif dalam dua setengah bulan dipengaruhi melesatnya pasar saham Amerika Serikat (AS).
(Baca Juga: IHSG dan Bursa Asia Berakhir Kompak Menghijau)
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik sedikit untuk mencapai level tertinggai sejak akhir April di awal perdagangan. Di sisi lain Wall Street sukses menguat saat indeks S&P mencetak rekor tertinggi dalam satu terakhir terimbas data pekerjaan AS dan mulai menyusutnya efek Brexit.
Penguatan pasar saham juga terlihat di Asia saat indeks Nikkei Jepang menguat sebesar 444,51 poin atau 2,83% ke level 16.153,33, sedangkan di seberang selat Korea, indeks Kospi juga mencetak hasil positif pada awal perdagangan. Begitupun dengan indeks Hang Seng yang bertambah 0,81% ke posisi 21.049,86, serta indeks Shanghai menguat 0,88%.
Di sisi lain sektor saham dalam negeri mayoritas mencatatkan keuntungan tanpa terkecuali. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor keuangan yang bertambah 1,15% dan Infrastruktur naik 0,74%. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp590 miliar dengan 493 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp119,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp197,9 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp317,9 miliar.
Tercatat 123 saham menguat, 35 saham melemah dan 81 saham stagnan. Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.150 menjadi Rp74.150, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) bertambah Rp150 menjadi Rp5.750 dan Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melonjak Rp140 menjadi Rp4.200.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp175 menjadi Rp9.375, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp50 menjadi Rp6.675 dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) berkurang Rp40 menjadi Rp520.
Sementara IHSG pada perdagangan kemarin ditutup naik 97,44 poin atau 1,96% ke level 5.069,02 saat membaiknya bursa Asia secara keseluruhan. Dilansir Reuters, Selasa (12/7/2016) pasar saham Asia hari ini tercatat kokoh menjaga tren positif dalam dua setengah bulan dipengaruhi melesatnya pasar saham Amerika Serikat (AS).
(Baca Juga: IHSG dan Bursa Asia Berakhir Kompak Menghijau)
Indeks MSCI untuk saham Asia-Pasifik di luar Jepang naik sedikit untuk mencapai level tertinggai sejak akhir April di awal perdagangan. Di sisi lain Wall Street sukses menguat saat indeks S&P mencetak rekor tertinggi dalam satu terakhir terimbas data pekerjaan AS dan mulai menyusutnya efek Brexit.
Penguatan pasar saham juga terlihat di Asia saat indeks Nikkei Jepang menguat sebesar 444,51 poin atau 2,83% ke level 16.153,33, sedangkan di seberang selat Korea, indeks Kospi juga mencetak hasil positif pada awal perdagangan. Begitupun dengan indeks Hang Seng yang bertambah 0,81% ke posisi 21.049,86, serta indeks Shanghai menguat 0,88%.
Di sisi lain sektor saham dalam negeri mayoritas mencatatkan keuntungan tanpa terkecuali. Penguatan tertinggi terjadi pada sektor keuangan yang bertambah 1,15% dan Infrastruktur naik 0,74%. Nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp590 miliar dengan 493 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp119,9 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp197,9 miliar dan aksi beli asing sebesar Rp317,9 miliar.
Tercatat 123 saham menguat, 35 saham melemah dan 81 saham stagnan. Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.150 menjadi Rp74.150, PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) bertambah Rp150 menjadi Rp5.750 dan Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) melonjak Rp140 menjadi Rp4.200.
Saham-saham yang melemah di antaranya PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) turun Rp175 menjadi Rp9.375, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) menyusut Rp50 menjadi Rp6.675 dan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) berkurang Rp40 menjadi Rp520.
(akr)
Lihat Juga :