Tekanan Kenaikan Harga September di Prediksi Melambat

Sabtu, 16 Juli 2016 - 11:43 WIB
Tekanan Kenaikan Harga...
Tekanan Kenaikan Harga September di Prediksi Melambat
A A A
JAKARTA - Tekanan kenaikan harga pada September 2016 diprediksi melambat. Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) 3 bulan mendatang yang tercatat turun -14,9 poin menjadi 156,4.

Melambatnya tekanan kenaikan harga diperkirakan pada hampir semua kelompok komoditas, dengan penurunan terbesar terjadi pada kelompok bahan makanan dan kelompok sandang.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Tirta Segara mengatakan, tekanan kenaikan harga pada Desember mendatang juga diprediksi akan melambat dari bulan sebelumnya.

Sementara itu, optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi Desember diyakini masih tinggi meskipun sedikit melemah dari bulan sebelumnya.

"Melemahnya Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) disebabkan oleh menurunnya optimisme konsumen terhadap penghasilan dan kegiatan usaha pada Desember 2016," kata dia di Jakarta Sabtu, (16/7/2016).

Berdasarkan survei bank Indonesia, optimisme konsumen pada Juni 2016 meningkat dari bulan sebelumnya. Hal tersebut tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Juni sebesar 113,7 lebih tinggi dari 112,1 pada bulan sebelumnya.

"Melemahnya optimisme konsumen pada Juni didorong oleh kenaikan indeks kondisi ekonomi saat ini," paparnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tergantung Perkembangan Dunia Perbankan
Industri Perbankan Nasional...
Industri Perbankan Nasional Masih Kuat, Ini Penjelasan Fitch
Penguatan Antibodi Perbankan...
Penguatan Antibodi Perbankan terhadap Serangan Covid-19
Perbankan Syariah Hadapi...
Perbankan Syariah Hadapi Sederet Tantangan, Apa Saja?
Harmonisasi Fungsi Intermediasi...
Harmonisasi Fungsi Intermediasi Perbankan
Merger Antar Bank di...
Merger Antar Bank di Indonesia Tak Bisa Dihindari, Jangan Abaikan Hal Ini
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
1 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved