Harga Minyak Hantam Produksi Pertamina EP

Senin, 18 Juli 2016 - 18:17 WIB
Harga Minyak Hantam...
Harga Minyak Hantam Produksi Pertamina EP
A A A
JAKARTA - PT Pertamina EP Asset 3 Field Subang tercatat mengalami penurunan produksi pada semester I/2016 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini terjadi akibat terhantam harga minyak yang masih berada dalam tren penurunan.

Produksi perusahaan hingga akhir Juni ini tercatat sebanyak 1.196 barel/hari atau menurun dari periode yang sama tahun lalu sekitar 1.500 barel. Sementara, produksi gas 239,68 juta kaki kubik setiap harinya atau turun dari sekitar 250 juta kaki kubik per hari.

Field Manager Subang Armand M Hukum mengatakan, anjloknya harga minyak hingga 70% berakibat buruk terhadap industri hulu migas (minyak dan gas bumi). Sehingga, membuat pendapatan perusahaan terpangkas.

"Produksi tahun lalu dengan sekarang agak turun karena harga industri hulu kehantam harga minyak. Dulu USD103 per barel, sekarang USD30 per barel, memotong pendapatan 70%," ujarnya di Subang, Jawa Barat, Senin (18/7/2016).

(Baca Juga: Pabrik Coca Cola Pakai CO2 Produksi Pertamina EP Subang)

Dia menerangkan turunnya harga minyak membuat perusahaan hati-hati dalam membuat program kerja. Bahkan terpaksa harus dipangkas. "Kita akan hati-hati, program kerja juga akan banyak dipotong. Sekarang harga minyak terpotong, program kerja terpangkas," katanya.

Selain itu, kata dia ada program kerja yang ditunda sehubungan dengan perangkat peralatan rig yang memang tidak sesuai. Sumur yang tidak ekonomis juga akan dihentikan produksinya.

"Dulu sumur dengan 20 barel/hari atau 25 barel/hari masih bisa kita produksi. Nah, saat ini sumur yang dulu ekonomis dengan harga USD100/barel, saat ini tidak lagi," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Pertamina Mulai Berlakukan...
Pertamina Mulai Berlakukan Transaksi Non Tunai
Penjualan Kondensat...
Penjualan Kondensat Pertamina EP Subang Field
Pertamina EP Donggi...
Pertamina EP Donggi Matindok Field Dorong Perekonomian Kelompok Wanita Banggai
PEP Prabumulih Field...
PEP Prabumulih Field Dukung Gerakan Ketahanan Pangan
Restrukturisasi Pertamina...
Restrukturisasi Pertamina Ditegaskan Sesuai Buku Putih dan Roadmap BUMN
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved