Selasa, Rupiah Pulang Menunduk Dua Poin
Selasa, 19 Juli 2016 - 16:58 WIB
Selasa, Rupiah Pulang Menunduk Dua Poin
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot pada penutupan Selasa (19/7/2016), berakhir melemah tipis 2 poin atau 0,02% ke Rp13.089/USD.
Boleh dikata rupiah diperdagangkan impas pada hari ini, dimana pagi tadi dibuka menguat tipis 2 poin atau 0,02% ke level Rp13.085/USD.
Adapun melansir Yahoo Finance, rupiah berakhir melemah 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.088/USD, dimana sebelumnya dibuka Rp13.085/USD.
Sementara data Sindonews yang bersumber dari Limas, Selasa (19/7/2016), rupiah ditutup menguat ke Rp13.095/USD, dimana sebelumnya rupiah dibuka berada di posisi Rp13.105/USD. Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Selasa (19/7/2016), mematok rupiah berada di angka Rp13.086/USD.
Pergerakan mata uang Garuda ini tergantung dari kondisi global dimana Bank of England tetap mempertahankan suku bunganya, sehingga poundsterling tetap perkasa. Ditambah lagi dengan melemahnya mata uang yen, seiring ekspektasi dari stimulus Bank of Japan. Sementara di pasar mata uang, dolar AS (USD) diperdagangkan naik ke 96,561 terhadap sekeranjang mata uang, meningkat dari 96,00 pada pekan sebelumnya, yang ditopang oleh kinerja Wall Street yang kuat. Demikian tulis CNBC, Selasa (19/7/2016).
Yen Jepang ditutup 105,87/USD, mirip dengan tingkat pada hari Senin kemarin. Yen melemah dari dua minggu lalu, dimana saat itu diperdagangkan mendekati 100, dan kemudian menyentuh level terendah pada awal Selasa ini yaitu 106,32.
Adapun dolar Australia diperdagangkan pada 0,7511/USD, dimana sebelumnya berada di level 0,76/USD pada Senin sore kemarin.
Boleh dikata rupiah diperdagangkan impas pada hari ini, dimana pagi tadi dibuka menguat tipis 2 poin atau 0,02% ke level Rp13.085/USD.
Adapun melansir Yahoo Finance, rupiah berakhir melemah 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.088/USD, dimana sebelumnya dibuka Rp13.085/USD.
Sementara data Sindonews yang bersumber dari Limas, Selasa (19/7/2016), rupiah ditutup menguat ke Rp13.095/USD, dimana sebelumnya rupiah dibuka berada di posisi Rp13.105/USD. Adapun kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) pada Selasa (19/7/2016), mematok rupiah berada di angka Rp13.086/USD.
Pergerakan mata uang Garuda ini tergantung dari kondisi global dimana Bank of England tetap mempertahankan suku bunganya, sehingga poundsterling tetap perkasa. Ditambah lagi dengan melemahnya mata uang yen, seiring ekspektasi dari stimulus Bank of Japan. Sementara di pasar mata uang, dolar AS (USD) diperdagangkan naik ke 96,561 terhadap sekeranjang mata uang, meningkat dari 96,00 pada pekan sebelumnya, yang ditopang oleh kinerja Wall Street yang kuat. Demikian tulis CNBC, Selasa (19/7/2016).
Yen Jepang ditutup 105,87/USD, mirip dengan tingkat pada hari Senin kemarin. Yen melemah dari dua minggu lalu, dimana saat itu diperdagangkan mendekati 100, dan kemudian menyentuh level terendah pada awal Selasa ini yaitu 106,32.
Adapun dolar Australia diperdagangkan pada 0,7511/USD, dimana sebelumnya berada di level 0,76/USD pada Senin sore kemarin.
(ven)