Pakai Nama Asing, Saham Orang Indonesia di Luar Negeri Rp400 Triliun

Kamis, 21 Juli 2016 - 13:03 WIB
Pakai Nama Asing, Saham...
Pakai Nama Asing, Saham Orang Indonesia di Luar Negeri Rp400 Triliun
A A A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, aset berupa saham dari orang Indonesia yang ada di luar negeri sebanyak Rp400 triliun. Dalam berinvestasi, mereka menyembunyikan identitas dengan memakai nama asing agar tidak terdeteksi Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, Warga Negara Indonesia (WNI) yang punya saham di luar negeri sebaiknya segera melaporkan asetnya ke Ditjen Pajak dalam bentuk deklarasi sehingga tidak dikenakan denda.

"Ya sah-sah saja punya saham di luar tapi pada dasarnya mereka harus mengaku. Kita bilang kalian ngaku dong itu punya kalian, tapi kalau enggak, awas kalian didenda," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (21/7/2016).

Selain itu, Tito mengimbau kepada WNI yang investasi saham di luar Indonesia bisa segera memindahkan (crossing) aset miliknya itu ke Tanah Air. Imbalannya, BEI akan memberikan tambahan diskon dalam melakukan proses pemindahan.

"Kalau yang besar, sebelum akhir Agustus didiskon 50%. Itu yang (crossing) di atas Rp3 triliun, di atas 50%," katanya.

Sementara, lanjut dia, jika para investor lokal berkedok asing ini tidak mau melaporkan atau memindahkan aset sahamnya maka akan dikenakan denda 200%. Kendati demikian, sudah ada beberapa WNI yang minat mengalihkan saham ke dalam negeri.

"Ayo dong kalian cepat nge-crossing sahamnya. Banyak yang minat tapi jangan tanya siapa orangnya," ujarnya tanpa mau membeberkan nama mereka.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Daftar 10 Emiten Ini...
Daftar 10 Emiten Ini Disuspensi BEI selama 1 Tahun
BEI Tutup Kode Domisili...
BEI Tutup Kode Domisili Investor, Intip Penjelasannya!
Melantai Perdana di...
Melantai Perdana di Bursa, Saham PT Segar Kumala Indonesia Melonjak 24,74 Persen
Daftar 10 Saham yang...
Daftar 10 Saham yang Anjlok selama Sepekan
Saham Gerak Liar Naik...
Saham Gerak Liar Naik 185%, AirAsia Indonesia Digembok Bursa
Saham-saham Ini Paling...
Saham-saham Ini Paling Boncos dalam Bursa Satu Pekan Terakhir, Siapa Saja?
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
25 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
55 menit yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
1 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
1 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved