Rupiah Berakhir Variatif di Tengah Keterpurukan Yen

Kamis, 21 Juli 2016 - 17:47 WIB
Rupiah Berakhir Variatif...
Rupiah Berakhir Variatif di Tengah Keterpurukan Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini bergerak variatif dibandingkan kemarin. Kondisi penguatan tertahan rupiah sore ini terjadi di tengah melemahnya yen saat melawan USD dan beberapa mata uang dunia lainnya.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg sore ini berada pada level Rp13.099/USD atau menguat jika dibanding penutupan sebelumnya di posisi Rp13.112/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini berada pada kisaran harian Rp13.083-Rp13.131/USD.

Menurut data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berakhir ada di posisi Rp13.130/USD atau tidak lebih baik dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.120/USD.

Di sisi lain, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.122/USD. Posisi ini tercatat menyusut dari posisi sebelumnya di level Rp13.100/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah hari ini berakhir di level Rp13.095/USD dengan kisaran harian Rp13.057-Rp13.111/USD. Posisi rupiah memperlihatkan penguatan dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.112/USD.

Dilansir Reuters, Kamis (21/7/2016) USD menyentuh level tertinggi dalam enam pekan terakhir melawan yen, saat pemerintah Jepang diharapkan memperkuat stimulus ekonomi dan Bank of Japan diprediksi akan mengeluarkan kebijakan pekan depan.

Sementara setelah tenggelam pada sesi kemarin, euro mulai pulih. USD tercatat menanjak naik 107.49 terhadap yen atau level terkuat sejak 7 Juni. Sedangkan euro bertambah 0,1% terhadap yen menjadi 117.90 dan melawan USD, euro mendapatkan tambahan 0,2% ke level 1.1030.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
8 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved