Tingkatkan Investasi Perikanan, KKP Terapkan Traceability

Sabtu, 23 Juli 2016 - 22:22 WIB
Tingkatkan Investasi...
Tingkatkan Investasi Perikanan, KKP Terapkan Traceability
A A A
JAKARTA - Indonesia telah memulai reformasi perikanan sejak dua tahun lalu, terutama dalam menjaga kedaulatannya di laut. Selain menangani pencurian ikan (illegal fishing) dengan serius, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga fokus meningkatkan investasi selama masa transisi menuju perikanan berkelanjutan, baik sektor perikanan tangkap maupun budidaya.

Hal ini sebagai upaya agar Indonesia selalu berada di garis depan dalam pengembangan sektor kelautan dan perikanan di tingkat global.

KKP melalui semangat reformasi perikanan juga mendorong stimulasi global dan menggalang kerja sama dengan negara-negara berkembang untuk lebih meningkatkan kepatuhannya dalam melaksanakan program ketelusuran (traceability) ikan dan produk perikanan.

"Sistem ketertulusuran diterapkan agar produk perikanan berkualitas, dapat dilacak dari titik saat penangkapan hingga ke tangan konsumen, sehingga dapat mencegah masuknya produk ilegal ke dalam rantai pasokan di tingkat global. Hal ini sangat penting untuk mengurangi praktek illegal fishing dan penipuan produk perikanan," kata Direktur Pengembangan Investasi, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Anang Noegroho dalam keterangannya, Jakarta, Sabtu (23/7/2016).

Dia melanjutkan, KKP telah menargetkan investasi dari swasta sebesar Rp15 triliun untuk 2016. Selama ini, sektor pemasaran dan pengolahan dinilai paling diminati oleh para investor.

"Reformasi kebijakan dalam rangka pengelolaan perikanan dinilai sangat signifikan dalam mendukung perekonomian yang sekarang sedang melambat," katanya.

Pihaknya juga memiliki rencana investasi khusus investasi swasta. Anang berharap realisasi investasi mencapai Rp15 triliun. Catatan kemarin sudah mencapai Rp10,3 triliun. Investasi yang dicatat Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), ditambah minat investasi di luar perizinan.

Selain investasi, hal penting lainnya yang disoroti adalah kualitas produk perikanan tangkap maupun budidaya serta sistem ketelusuran perikanan di Indonesia dari penegakan hukum dan pemberdayaan sumber daya manusia kelautan dan perikanan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Genjot Peluang Investasi...
KKP Genjot Peluang Investasi di Sektor Perikanan Selama 2022
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Keras! 5 Negara Ini...
Keras! 5 Negara Ini Terapkan Hukuman Mati untuk Koruptor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved