Tax Amnesty Dorong Investasi Properti Pasca MEA

Senin, 25 Juli 2016 - 22:31 WIB
Tax Amnesty Dorong Investasi...
Tax Amnesty Dorong Investasi Properti Pasca MEA
A A A
JAKARTA - Banyak pihak berharap kebijakan tax amnesty akan memberikan dampak yang luar biasa pada perkembangan ekonomi nasional. Meski tidak secara langsung memengaruhi bisnis properti, namun banyak pihak optimistis bahwa sektor properti menjadi incaran dari 60% dana repatriasi yang akan masuk Indonesia.

‘’Masuknya dana repatriasi ini akan memberikan dorongan psikologis yang kuat bagi para investor untuk melakukan investasi di property,’’ ujar Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda di Jakarta Senin (25/7/2016).

Mengapa properti menjadi prioritas utama? Sebab, dana masuk paling tidak harus mengendap selama tiga tahun dan sektor properti sebagai investasi jangka panjang akan menjadi sebuah pilihan utama dengan peningkatan nilai properti yang semakin bertumbuh. Sektor properti sebagai salah satu lokomotif perekonomian harus menjadi perhatian pemerintah.

Salah satu kota yang akan tumbuh yakni Batam yang bedekatan dengan Singapura. Pengembang Agung Podomoro Land (APL) misalnya, mengembangkan Ocean Park Batam yang diyakini akan menjadi pendorong bagi perekonomian di Batam dan sekitarnya. Batam tidak hanya menjadi gerbang utama Indonesia dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), tetapi juga sebagai pusat bisnis terdepan Indonesia.

‘’Selain mendapatkan investment gain, mereka juga dikenalkanakan konsep hunian hijau yang digarap secara serius. Perbaikan kualitas hidup bagi keluarga dengan tinggal di housing estate yang nyaman, menjadi salah satu faktor diburunya Orchard Park Batam oleh keluarga menengah di Batam,’’ ujar Assistant Vice President Strategic Marketing Residential PT Agung Podomoro Land Tbk., Agung Wirajaya.

Saat perekonomian Batam berada di awal pertumbuhannya, menurut dia, merupakan saat paling tepat memiliki SOHO, premium office space. “Investasi yang meningkat tajam dan kebanggaan memiliki kantor mewah di kawasan elit akan menjadi imbalan di puncak kejayaan Batam beberapa tahun kedepan,” katanya.

Tercatat realisasi investasi asing di Batam sampai dengan 5 April 2016 sebesar USD387,501 juta dari 23 perusahaan, naik 120% dari semester I tahun 2015. Hal ini mengindikasikan sebuah gelombang peningkatan perekonomian Batam. Perusahaan-perusahaan asing ini akan membutuhkan kantor-kantor berkelas di daerah yang strategis.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komitmen 53 Tahun Agung...
Komitmen 53 Tahun Agung Podomoro, Bangkitkan Industri Properti
Groundbreaking Premium...
Groundbreaking Premium Club House, APL: Bukti Komitmen dan Keseriusan Kami Bangun Bukit Podomoro Jakarta
Pimpin Pengembangan...
Pimpin Pengembangan Wilayah Sunrise Baru di Selatan Jakarta, Ini yang Dilakukan Agung Podomoro
Pembangunan Kota Baru...
Pembangunan Kota Baru di Tenjo Percepat Ekonomi Kota Bogor
Agung Podomoro Hadirkan...
Agung Podomoro Hadirkan Peluang Investasi Properti di Banjarmasin
Unit Perdana Terjual...
Unit Perdana Terjual 90%, Bukit Podomoro Jakarta Luncurkan Tipe Luxury Super Premium
Berita Terkini
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
24 menit yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
8 jam yang lalu
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
9 jam yang lalu
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 jam yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
10 jam yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
10 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Tolak Usulan...
Indonesia Tolak Usulan Investasi Apple Rp1,58 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved