MNCN Bukukan Pertumbuhan Laba 44%

Senin, 01 Agustus 2016 - 18:05 WIB
MNCN Bukukan Pertumbuhan...
MNCN Bukukan Pertumbuhan Laba 44%
A A A
JAKARTA - PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) mencatatkan kinerja positif pada semester pertama 2016 dengan pertumbuhan laba mencapai 44% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (YoY) menjadi Rp1,22 triliun. Sementara pendapatan konsolidasi perseroan berhasil naik 7,1% dibandingkan semester pertama tahun lalu.

Direktur MNCN David Audy mengatakan kinerja positif ini didukung oleh kondisi baik perusahaan klien pemasang iklan. Pertumbuhan perusahaan di sektor FMCG dan konsumer tahun ini turut berkorelasi positif dengan laba perseroan.

Kinerja EBITDA sebagai indikator kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan menjadi Rp1,42 triliun atau 1,2% dibandingkan tahun lalu.

“Pendapatan kami tergerus biaya operasional sehingga tidak setinggi laba pertumbuhannya. Namun kami juga tertolong oleh kinerja kurs tukar yang lebih bagus dan di pasar modal juga terlihat bagus karena banyak likuiditas yang masuk. Kami optimistis tahun ini bisa melampaui target pendapatan di awal tahun,” ujar David, di sela sela acara IDX Investor Day 2016 di Jakarta, Senin (1/8/2016).

David menjelaskan secara industri mulai terlihat tanda pertumbuhan setidaknya 5-10% pada tahun ini. Hal tersebut dilihatnya dari kinerja semester pertama yang lebih baik dibandingkan tahun lalu yang tumbuh negatif. Dia melihat ada potensi kekuatan pasar karena belanja iklan semakin kuat didorong klien sektor FMCG dan konsumer.

“Ada kinerja positif dari laporan keuangan klien kami, seperti Unilever, Mayora, Kino, Indofood, Gudang Garam, atau Djarum. Pendapatannya juga bagus sehingga berkorelasi dengan kinerja kami, apakah bagus atau melambat. Segmen lainnya seperti otomotif dan properti juga membaik,” katanya.

Dia juga menyampaikan soal kesiapan infrastruktur perseroan yang sudah selesai 100%. Perseroan semakin yakin masih mempertahankan posisinya sebagai perusahaan pertelevisian terdepan di Indonesia.

Sebelumnya, Direktur MNCN Syafril Nasution mengatakan, pembangunan gedung baru di kompleks MNC Studio Kebon Jeruk dan Gedung MNC News Center telah selesai. Diharapkan kedua fasilitas baru tersebut akan menunjang kinerja perseroan pada tahun ini.

"Infrastruktur sudah jadi 100% semua. Artinya tahun ini kita sudah siap untuk bergerak lebih cepat lagi di bidang media. Kegiatan utama tahun ini kita tetap kembangkan bisnis utama di MNC Media," ujar Syafril, beberapa waktu lalu.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Miliki Infrastruktur...
Miliki Infrastruktur Produksi Terbesar dan Masif, MNCN Melesat di Semester II/2020
Hary Tanoe: MNC Fokus...
Hary Tanoe: MNC Fokus Tingkatkan Pemasukan Iklan Tahun Ini
Perkuat Struktur Ekosistem...
Perkuat Struktur Ekosistem Digital, MNCN Rombak Komisaris dan Direksi Perseroan
Fantastis! Pangsa Pemirsa...
Fantastis! Pangsa Pemirsa Prime Time RCTI Lebih Unggul Dibandingkan Gabungan 6 TV Sekaligus
Laba MNCN Meningkat...
Laba MNCN Meningkat 6% Jadi Rp883 Miliar di Semester I-2024
MNCN Rampungkan RUPS...
MNCN Rampungkan RUPS Tahunan, Pemegang Saham Sepakat Perkuat Modal
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
3 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved