Tax Amnesty Lancar, Bangun Tol Tidak Lagi Pakai Kas Negara

Senin, 01 Agustus 2016 - 21:00 WIB
Tax Amnesty Lancar,...
Tax Amnesty Lancar, Bangun Tol Tidak Lagi Pakai Kas Negara
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki cita-cita besar dibalik program pengampunan pajak(tax amnesty). Jika perjalanan tax amnesty lancar hingga berakhir Maret 2017, maka program infrastruktur seperti jalan tol dan pelabuhan tidak lagi mengandalkan kas negara.

Dia mengatakan, jika nantinya banyak dana repatriasi yang masuk ke Indonesia, maka pemerintah akan mempunyai peluang yang besar untuk membangun negara ini. Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tidak akan lagi diperlukan untuk membangun infrastruktur prioritas.

"Kalau dana repatriasi masuk, kita akan mempunyai peluang yang besar untuk membangun negara ini. Kalau investasi sudah dikerjakan swasta, APBN enggak usah masuk lagi. Ngapain APBN dibikin untuk jalan tol atau pelabuhan," katanya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Senin (1/8/2016).

Nantinya, sambung Jokowi, APBN akan diprioritaskan untuk dana desa, perbaikan pelayanan kesehatan, dan perbaikan pelayanan pendidikan. "Arahnya ke sana dan sangat bermanfaat bagi ekonomi nasional," imbuh dia.

Menurutnya, jika arus uang masuk datang maka penguatan nilai tukar rupiah pun akan terjadi. Selain itu, cadangan devisa nasional pun akan meningkat, serta terjadi peningkatan likuiditas perbankan.

"Meskipun (nilai tukar rupiah) akan dikendalikan juga oleh BI, supaya kalau terlalu kuat daya saing kita tidak akan kompetitif. Lalu ini baru mulai seminggu, dua minggu (tax amnesty), cadev kita sudah naik USD6 miliar. Ini belum masuk lho sudah naik segitu, apalagi kalau masuk," ‎tuturnya.

Jokowi menambahkan, dana repatriasi tersebut juga akan bermanfaat untuk penerimaan negara jangka menengah dan panjang. Pasalnya, UKM yang memanfaatkan amnesti pajak akan mendapatkan pengampunan hanya dengan membayar tebusan 0,5% dari dana yang dilaporkan tersebut.

"‎Terus yang belum punya NPWP. Pasar-pasar itu omzetnya sudah gede, tapi belum punya NPWP. Di Mangga Dua, di Tanah Abang. Saya kan mantan Gubernur DKI, jadi tau aja. Jadi tax amnesty ini yang terakhir karena setelah keterbukaan tidak ada lagi tax amnesty," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
5 Proyek Jalan Tol di...
5 Proyek Jalan Tol di Pulau Jawa Bakal Beroperasi Tahun 2026
Proyek Japek II Selatan...
Proyek Japek II Selatan Selesai, Jakarta-Bandung Hanya 1 Jam
Mulai 2023, Sistem Bayar...
Mulai 2023, Sistem Bayar Tanpa Berhenti Beroperasi di Tol Bali
Bakal Ada 16 Ruas Jalan...
Bakal Ada 16 Ruas Jalan Tol Baru di 2022, Ini Daftarnya
Proyek Jalan Tol Layang...
Proyek Jalan Tol Layang Cikunir-Karawaci Telan Anggaran Rp37 Triliun
Berikut Jalan yang Tidak...
Berikut Jalan yang Tidak Boleh Dilalui Motor di Jakarta
Berita Terkini
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
4 menit yang lalu
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
2 jam yang lalu
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
3 jam yang lalu
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
4 jam yang lalu
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
14 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
15 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved