Angka Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Jadi Sarapan Pagi Jokowi
Kamis, 04 Agustus 2016 - 11:10 WIB
Angka Pertumbuhan Ekonomi dan Inflasi Jadi Sarapan Pagi Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan pentingnya memantau angka pertumbuhan ekonomi dan inflasi agar tetap terjaga saat membuka Rapat Koordinasi (Rakornas) VII Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) 2016. Bahkan, setiap pagi dirinya selalu memantau dua hal tersebut.
(Baca Juga: Gelar Rakornas TPID, Pusat dan Pemda Perkuat Sinergi Jaga Inflasi)
Dia mengatakan, dua hal tersebut menjadi pekerjaan besar dan menjadi tumpuan besar pemerintah untuk mengelola dan menata Indonesia. Sayangnya, banyak pihak yang justru lupa akan pentingnya dua hal tersebut.
"Pekerjaan besar kita dalam mengelola memanage republik ini tumpuan besarnya ada dua. Pertama, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Kedua, berkaitan dengan inflasi. Banyak orang lupa pentingnya dua hal tadi," katanya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (4/8/2016).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi jika tidak diikuti dengan angka inflasi yang terkendali maka tidak akan ada artinya. Karena hal tersebut berarti, masyarakat tidak bisa membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Dan saya sangat senang setiap tahun ada kesadaran kita semua bahwa inflasi harus dikendalikan. Setiap hari, setiap pagi, makanan sehari-hari saya adalah melihat angka baik angka pertumbuhan ekonomi maupun inflasi. Artinya angka harga bahan kebutuhan pokok kita," imbuh dia.
Menurutnya, untuk mengendalikan negara seperti Indonesia yang besar dan luas ini harus bekerja dengan detail. "Tanpa kita bekerja detail seperti itu, makronya tahu mikronya juga ngerti, akan sulit mengendalikan negeri seperti Indonesia. Kalau hanya negara kecil, satu itu mudah. Kita 17 ribu pulau dengan kabupaten, kota, provinsi yang sangat banyak sekali," tandasnya.
(Baca Juga: Gelar Rakornas TPID, Pusat dan Pemda Perkuat Sinergi Jaga Inflasi)
Dia mengatakan, dua hal tersebut menjadi pekerjaan besar dan menjadi tumpuan besar pemerintah untuk mengelola dan menata Indonesia. Sayangnya, banyak pihak yang justru lupa akan pentingnya dua hal tersebut.
"Pekerjaan besar kita dalam mengelola memanage republik ini tumpuan besarnya ada dua. Pertama, berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi. Kedua, berkaitan dengan inflasi. Banyak orang lupa pentingnya dua hal tadi," katanya di Hotel Sahid, Jakarta, Kamis (4/8/2016).
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi yang tinggi jika tidak diikuti dengan angka inflasi yang terkendali maka tidak akan ada artinya. Karena hal tersebut berarti, masyarakat tidak bisa membeli bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
"Dan saya sangat senang setiap tahun ada kesadaran kita semua bahwa inflasi harus dikendalikan. Setiap hari, setiap pagi, makanan sehari-hari saya adalah melihat angka baik angka pertumbuhan ekonomi maupun inflasi. Artinya angka harga bahan kebutuhan pokok kita," imbuh dia.
Menurutnya, untuk mengendalikan negara seperti Indonesia yang besar dan luas ini harus bekerja dengan detail. "Tanpa kita bekerja detail seperti itu, makronya tahu mikronya juga ngerti, akan sulit mengendalikan negeri seperti Indonesia. Kalau hanya negara kecil, satu itu mudah. Kita 17 ribu pulau dengan kabupaten, kota, provinsi yang sangat banyak sekali," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :