IHSG Menanduk 20,33 Poin, Rupiah Menunduk 39 Poin pada Jeda Siang
Senin, 08 Agustus 2016 - 12:26 WIB
IHSG Menanduk 20,33 Poin, Rupiah Menunduk 39 Poin pada Jeda Siang
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan I, Senin (8/8/2016), melanjutkan penguatan. Indeks naik 20,33 poin atau 0,38% ke level 5.440,58.
Sebelumnya, pagi tadi, indeks dibuka menguat 14,96 poin atau 0,28% ke level 5.435,21.
Penguatan IHSG dipengaruhi sentimen rilis data pertumbuhan GDP Indonesia pada kuartal II ini yang naik menjadi 5,18%, lebih baik daripada kuartal sebelumnya 4,91%. Sehingga menyebabkan optimisme pasar.
Dari 534 saham yang diperdagangkan, sebanyak 165 saham menguat, 160 saham melemah, dan 209 saham stagnan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), kembali melemah 39 poin atau 0,30% ke Rp13.156/USD pada perdagangan siang ini, Senin (8/8/2016).
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin ini dipatok Rp13.144/USD. Atau terdepresiasi 19 poin atau 0,14% dari posisi Rp13.125/USD pada perdagangan Jumat (5/8).
Sementara itu, indeks USD meningkat 0,08% pada level 96,271 terhadap sekeranjang mata uang dunia. Peningkatan ini berkat pengumuman laporan pekerjaan AS pada Jumat pekan lalu. "Laporan pekerjaan AS yang menguat pada Jumat kemarin mengirim USD melonjak terhadap semua mata uang utama," ujar Kathy Lien, direktur strategi valuta asing di BK Asset Management kepada CNBC, Senin (8/8/2016).
Melansir Reuters, Senin (8/8/2016), USD naik 0,3% terhadap ¥ JPY 102,11/USD, namun stabil terhadap EUR 1,10925/USD. Greenback menguat terhadap sekeranjang enam rival utama, berkat rilis data pekerja AS pada Juli yang meningkat menjadi 255.000, dimana banyak ekonomi memperkirakan hanya naik 180.000.
Sebelumnya, pagi tadi, indeks dibuka menguat 14,96 poin atau 0,28% ke level 5.435,21.
Penguatan IHSG dipengaruhi sentimen rilis data pertumbuhan GDP Indonesia pada kuartal II ini yang naik menjadi 5,18%, lebih baik daripada kuartal sebelumnya 4,91%. Sehingga menyebabkan optimisme pasar.
Dari 534 saham yang diperdagangkan, sebanyak 165 saham menguat, 160 saham melemah, dan 209 saham stagnan.
Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD), kembali melemah 39 poin atau 0,30% ke Rp13.156/USD pada perdagangan siang ini, Senin (8/8/2016).
Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah pada Senin ini dipatok Rp13.144/USD. Atau terdepresiasi 19 poin atau 0,14% dari posisi Rp13.125/USD pada perdagangan Jumat (5/8).
Sementara itu, indeks USD meningkat 0,08% pada level 96,271 terhadap sekeranjang mata uang dunia. Peningkatan ini berkat pengumuman laporan pekerjaan AS pada Jumat pekan lalu. "Laporan pekerjaan AS yang menguat pada Jumat kemarin mengirim USD melonjak terhadap semua mata uang utama," ujar Kathy Lien, direktur strategi valuta asing di BK Asset Management kepada CNBC, Senin (8/8/2016).
Melansir Reuters, Senin (8/8/2016), USD naik 0,3% terhadap ¥ JPY 102,11/USD, namun stabil terhadap EUR 1,10925/USD. Greenback menguat terhadap sekeranjang enam rival utama, berkat rilis data pekerja AS pada Juli yang meningkat menjadi 255.000, dimana banyak ekonomi memperkirakan hanya naik 180.000.
(ven)
Lihat Juga :