Penurunan Ekspor China Perparah Ekonomi Global

Senin, 08 Agustus 2016 - 16:55 WIB
Penurunan Ekspor China...
Penurunan Ekspor China Perparah Ekonomi Global
A A A
BEIJING - Penurunan ekspor China yang terjadi hingga Juli kemarin, menambahkan kekhawatiran atas prospek ekonomi global. Tercatat ekspor Negeri Tirai Bambu -julukan China- tersebut jatuh sebesar 4,4% dibandingkan tahun sebelumnya, setelah sempat membaik pada Juni yang berada di atas level 4,8%.

Meski begitu hasil pada bulan Juni masih lebih buruk daripada yang analis harapkan. Selain itu seperti dilansir BBCnews, Senin (8/8/2016) empor China juga mengalami pelemahan dari yang diperkirakan dengan pelemahan sebesar 12,5%.

Ketika China menjadi poin penting dalam ekonomi seluruh dunia, data terbaru ekspor dan impor diyakini bakal mempengaruhi pandangan secara global. Sejauh ini ekspor dari China sudah mengalami kejatuhan pada periode 12 sampai 13 bulan terakhir.

Ketidakpastian global, mulai dari harga komoditas yang masih dalam tren pelemahan ditambah krisis hutang Uni Eropa (UE) dan Inggris yang memilih meninggalkan keanggotaan UE terus membuat kegiatan ekonomi di seluruh dunia mengalami tekanan.

Ekonom dari Oxford Louis Kuijs menilai angka-angka di atas bukan menjadi pertanda bagi untuk memperlihatkan kondisi permintaan global, mengingat ekspor China mendapatkan manfaat dari mata uang yang lebih lemah. "Melihat ke depan, kami berharap data perdagangan tetap bersemangat dalam beberapa bulan mendatang. Kita ini ada momentum kebangkitan perdagangan global dan permintaan domestik Cina," jelasnya.

Berdasarkan mata uang dolar Amerika Serikat (USD), ekspor mengalami kejatuhan sebesar USD184,7 miliar sedangkan impor lebih rendah menjadi USD132,4 miliar. Ini membuat negara mencetak surplus perdagangan USD52,31 pada Juli.

Permintaan domestik yang lamban menunjukkan bahwa upaya Beijing untuk meningkatkan konsumsi untuk memacu pertumbuhan belum diterapkan. Meskipun akan sangat rumit, tapi diharapkan pertumbuhan ekonomi akan jadi lebih baik dari yang diharapkan pada kuartal kedua.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Investor China Berharap...
Investor China Berharap Stimulus Baru Rp4.378 Triliun Cair Pekan Ini
Waspada Gejolak Ekonomi...
Waspada Gejolak Ekonomi Dunia
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Pengaruhi Ekspor Impor Dalam Negeri
Data Suram Ekonomi China:...
Data Suram Ekonomi China: Ekspor Anjlok 14,5% dan Impor Merosot Tembus 12 Persen
Awas! Ikut Perdagangan...
Awas! Ikut Perdagangan Bebas ASEAN, Indonesia Harus Hati-Hati
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
15 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
32 menit yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
39 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
1 jam yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved