Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Tembus USD50/Brel

Jum'at, 19 Agustus 2016 - 07:44 WIB
Harga Minyak Dunia Naik...
Harga Minyak Dunia Naik Lagi, Brent Tembus USD50/Brel
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia naik untuk hari kelima berturut-turut dengan minyak mentah Brent naik di atas USD50 untuk pertama kalinya dalam enam pekan. Hal ini terjadi lantaran produsen minyak terbesar dunia siap untuk membahas pembekuan produksi.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (19/8/2016), harga minyak brent mengakhiri sesi naik 2,09% ke level USD50,89, mendekati seai tertinggi di level USD51,05 pada 23 Juni. Sementara, harga minyak mentah AS berada di level USD48,22 atau naik 3,06% setelah menyentuh sesi tinggi di levek USD48,38 sejak 5 Juli.

Kedua benchmark telah meningkat lebih 20% dari yang terendah pada awal Agustus saat Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan eksportir utama lainnya mungkin akan menghidupkan kembali pembicaraan tentang pembekuan tingkat produksi pada saat mereka bertemu di Aljazair bulan depan.

Reli ini juga telah didorong oleh short covering oleh spekulan termasuk hedge fund dan manajer uang lainnya, yang telah mengumpulkan posisi pendek record.

Pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) juga memberikan dukungan untuk minyak greenback. Terhadap beberapa mata uang lainnya, USD turun 0,6% dan terendah dalam 8 pekan terendah franc Swiss.

Banyak anggota OPEC telah merugi akibat jatuhnya harga minyak selama dua tahun terakhir. Sementara beberapa eksportir minyak Teluk memiliki biaya produksi yang sangat rendah, produsen lain seperti Iran dan Venezuela perlu harga minyak diatas USD100 untuk menyeimbangkan anggaran mereka.

"Dengan kurangnya investasi dari perusahaan-perusahaan minyak luar, para penguasa menjadi harapan terbaik untuk meningkatkan produksi tahun depan dalam situasi di mana ada kemungkinan bahwa permintaan akan melebihi produksi global dan ini alasan bahwa pembekuan produksi di level saat ini masih menjadi masalah," kata Phil Flynn, analis energi senior di Harga Futures Group.

Anggota OPEC akan bertemu di sela-sela Forum Energi Internasional, yang kelompok produsen dan konsumen di Aljazair pada 26-28 September.

Namun, pembekuan produksi pada level saat ini mungkin tidak membantu meningkatkan harga, kata banyak analis, terutama karena Arab Saudi mengisyaratkan bahwa hal itu bisa meningkatkan pasokan minyak mentah pada Agustus ke rekor baru, bahkan yang sedang mempersiapkan diri untuk membahas tingkat produksi dengan produsen lain.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
13 menit yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Turun Lagi Rp10 Ribu per Gram, Saatnya Beli Bunda?
56 menit yang lalu
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
1 jam yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
2 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
11 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
11 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved