Permintaan Meningkat, Penjualan Krakatau Steel Naik 1,1 Juta Ton

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 23:17 WIB
Permintaan Meningkat,...
Permintaan Meningkat, Penjualan Krakatau Steel Naik 1,1 Juta Ton
A A A
JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) mencatat pertumbuhan volume penjualan sebesar 39,59% atau naik 1,1 juta ton pada semester I/2016 dibanding periode yang sama pada tahun lalu sebesar 0,837 juta ton. Direktur Keuangan KRAS Tambok P Setyawati menerangkan, ini karena sejumlah terobosan yang dilakukan perseroan.

"Peningkatan volume penjualan terjadi karena meningkatnya permintaan dalam negeri sebagai akibat dari mulai bergulirnya proyek infrastruktur pemerintah, dan bertambahnya beberapa konsumen baru," terang dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (20/8/2016).

Pencapaian peningkatan volume penjualan tersebut, menurutnya juga dibarengi dengan pencapaian laba kotor sebesar USD99,92 juta di semester I/2016 dari sebelumnya rugi kotor USD38,89 juta pada periode yang sama di 2015. Demikian juga perusahaan pada enam bulan pertama tahun ini berhasil membuku laba operasi sebesar USD26,69 juta dimana semester I/2015 mencatat rugi operasi sebesar USD103,68 juta.

"Peningkatan laba kotor dan laba operasi yang material terutama karena upaya yang dilakukan perseroan dengan penurunan beban pokok penjualan 21,91% yakni dari USD716,13 juta pada semester I/2015 menjadi USD559,32 juta di semester I/2016," paparnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, tren kinerja ini juga berdampak kepada EBITDA positif sebesar UD68,50 juta sejalan dengan membaiknya kinerja operasi. Selain itu, akhir semester I/2016 perseroan memiliki kas dan setara kas sebesar USD250,52 juta, dimana KRAS memperoleh fasilitas pinjaman jangka panjang dari sindikasi Bank lokal pada tanggal 27 Juni 2016 sebesar USD220 juta.

"Upaya untuk meningkatkan daya saing agar kompetitif sedang dilakukan perseroan, melalui Projek Blast Furnace yang berbasis Coal hampir selesai dan direncanakan First Blow-In pada kuartal ke IV tahun ini, projek ini dapat menurunkan biaya bahan baku dan biaya listrik sehingga berdampak turunnya biaya produksi sebesar USD58,30 perton," harapnya..

Guna melanjutkan pertumbuhan perseroan, pada tanggal 22 Agustus 2016 akan melaksanakan ground breaking tanda dimulai pembangunan Pabrik Hot Strip Mill#2 dengan kapasitas 1,5 juta ton. Saat selesainya projek ini perseroaan akan memiliki kapasitas rolling sebesar 4,65 juta ton pertahun meningkat dari 3,15 ton saat ini.

"Meski kami belum berhasil membukukan laba positif periode berjalan yang dapat diatribusi kepada entitas induk, namun rugi yang dicatat menurun cukup tajam menjadi USD87,55 juta dari sebelumnya di periode yang sama 2015 rugi USD 134,93 juta," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Digempur Produk Impor,...
Digempur Produk Impor, Baja Nasional Harus Kuasai Pasar Domestik
Akhirnya, Setelah 8...
Akhirnya, Setelah 8 Tahun Krakatau Steel Berhasil Cetak Laba
KRAS Siap Penuhi Permintaan...
KRAS Siap Penuhi Permintaan Baja Nasional
Krakatau Steel Selundupkan...
Krakatau Steel Selundupkan Baja China Disebut Cuma Rumor, Anggota Dewan Bebas Bersuara
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Krakatau Steel Catatkan...
Krakatau Steel Catatkan Rekor Penjualan Pipa Baja Tertinggi Sepanjang Sejarah
Berita Terkini
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
1 jam yang lalu
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
1 jam yang lalu
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
1 jam yang lalu
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
3 jam yang lalu
Infografis
6 Brigjen Naik Pangkat...
6 Brigjen Naik Pangkat Jadi Mayjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved