Mantan Wapres Boediono Minta Respons Cepat BI Hadapi Krisis

Senin, 22 Agustus 2016 - 14:13 WIB
Mantan Wapres Boediono...
Mantan Wapres Boediono Minta Respons Cepat BI Hadapi Krisis
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Boediono mengatakan, kecepatan Indonesia dalam merespons krisis keuangan pada tahun 1998 terbilang sangat lamban sehingga menyebabkan pemulihan yang sangat lama. Dia menambahkan dalam menanggapi krisis dalam negeri, Bank Indonesia (BI) diharapkan bisa memberikan respon yang lebih cepat.

Hal ini disampaikan Boediono saat menjadi pembicara dalam acara launching BI institute di gedung Bank Indonesia menggantikan pembicara utama yakni mantan presiden RI ketiga, BJ Habibie.

"Respon kita di tahun 1998 tehadap krisis waktu itu sangat lamban. Sehingga efeknya pun menjadi panjang. Ini untuk ke depannya, BI harus memberikan respons cepat. Karena dalam krisis itu, respons awal ini sangat penting," kata dia di BI, Jakarta, Senin (22/8/2016).

Lanjut dia menerangkan dalam menanggapi krisis, Bank Indonesia sebagai bank sentral diharapkan mampu berperan aktif untuk menyelamatkan Indonesia dari jatuhnya perekonomian Indonesia. Indonesia sendiri saat ini sudah memiliki Undang-undang (UU) Pencegahan dan Penanganan Krisis Sistem Keuangan (UU PPKSK) yang disahkan DPR pada 17 Maret 2016.

"Bank sentral mesti berperan aktif dalam mengatasi ini. Karena saat ini, bank masih mendominasi dalam melakukan payment dan settlement sistem yang tradisional. Tapi nanti pasti akan berubah seiring dengan teknologinya," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos Bank Syariah Indonesia...
Bos Bank Syariah Indonesia Ungkap Krisis Pasti Datang
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
Belajar dari Krisis...
Belajar dari Krisis 2008, BI Andalkan Kebijakan Makroprudensial
Bank Sentral Cabut Subsidi...
Bank Sentral Cabut Subsidi Bahan Bakar, Warga Marah Blokir Jalanan Lebanon
Sandera Orang di Bank...
Sandera Orang di Bank agar Uangnya Dikembalikan, Pria Ini Dianggap Pahlawan di Lebanon
Ekonomi Negara Tetangga...
Ekonomi Negara Tetangga Terpuruk Nyaris Krisis, Indonesia Aman?
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
2 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
2 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
3 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
3 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
3 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
3 jam yang lalu
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved