Harga Minyak Dunia Memanas di Tengah Ketegangan Militer AS-Iran

Jum'at, 26 Agustus 2016 - 07:49 WIB
Harga Minyak Dunia Memanas...
Harga Minyak Dunia Memanas di Tengah Ketegangan Militer AS-Iran
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia memanas atau naik 1% di tengah terjadinya ketegangan militer Amerika Serikat (AS) dengan Iran di Teluk dan spekulasi dolar AS akan jatuh pada saat pidato kebijakan moneter oleh Federal Reserve (The Fed).

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/8/2016), harga minyak Brent naik 62 sen atau 1,3% ke level USD49,67 per barel. Sementara, harga minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI) naik 56 sen atau 1,2% ke level USD47,33.

Pasar kembali memberikan beberapa keuntungan setelah wawancara dengan Menteri Energi Arab Saudi dengan Reuters mengangkat keraguan baru tentang potensi OPEC membekukan produksi.

Minyak mentah berjangka naik setelah seorang pejabat pertahanan AS mengatakan sebuah kapal AS Angkatan Laut menembakkan tiga tembakan peringatan setelah serangan Iran mendekati dua kapal AS di Teluk utara.

AS telah melaporkan pada Rabu atas insiden lain di mana dia mengatakan kapal Iran dilecehkan sebuah kapal perang AS dekat Selat Hormuz awal pekan ini.

"Laporan-laporan ini konfrontasi antara AS dan kapal Iran memberikan penyebab lagi pada pasar minyak untuk berpikir tentang ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan gangguan potensial yang dapat menyebabkan lalu lintas minyak di sana," kata Phil Flynn, analis di Grup Harga Futures di Chicago.

Sebelumnya, harga minyak naik pada ekspektasi Ketua The Fed Janet Yelle akan berpidato di Jackson Hole, Wyoming yang mengisyaratkan penundaan lebih lanjut dalam kenaikan suku bunga AS. USD sedikit melemah pada Kamis dan bisa jatuh lebih jauh pada Jumat, meningkatkan harga minyak dan komoditas lainnya dalam mata uang tersebut.

Minyak mendapatkan beberapa keuntungan setelah Menteri Energi Saudi Khalid Al-Falih kepada Reuters dia tidak percaya atas intervensi pasar minyak yang signifikan diperlukan karena permintaan untuk minyak mentah di seluruh dunia.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan produsen minyak lainnya, serta konsumen, akan bertemu di Aljazair pada 26-28 September di sela-sela Forum Energi Internasional. Spekulasi telah tersebar luas bahwa pertemuan itu akan setuju untuk pembekuan produksi setelah upaya serupa untuk membekukan produksi gagal pada April.

Al-Falih mengatakan tidak ada diskusi substansi pada tingkat produksi OPEC. Komentarnya memperkuat keyakinan banyak pelaku pasar bahwa pertemuan September tidak akan resor untuk setiap pembatasan produksi, terutama dengan data terbaru yang menunjukkan Saudi dan sesama anggota OPEC Iran memompa sebanyak yang mereka bisa.

"OPEC memproduksi rekor tertinggi dan pasar yang membayar mereka untuk melakukannya, dengan harga cara telah meningkat hari ini meskipun apa kata menteri Saudi," kata Tariq Zahir, pedagang minyak mentah di Tyche Capital Advisors di New York
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Turun Saat Badai Musim Dingin Bekukan Kilang AS
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
3 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
3 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
4 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
5 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved