Bos Baru Jasa Marga Punya PR Bangun Ribuan Km Jalan Tol
Senin, 29 Agustus 2016 - 15:53 WIB
Bos Baru Jasa Marga Punya PR Bangun Ribuan Km Jalan Tol
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Desi Arryani memiliki pekerjaan rumah (PR) yang tidak ringan selaku pimpinan baru perusahaan. Desy mesti sukses membangun 1.300 kilo meter (Km) jalan tol hingga 2020.
(Baca: Jasa Marga Punya Direktur Utama Baru)
Mantan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman berharap direksi perusahaan yang baru termasuk Desy dapat menyelesaikan target tersebut. Selain itu, juga bisa meningkatkan jumlah aset Jasa Marga sampai Rp125 triliun.
"Kita sedang membangun menuju jalan tol sepanjang 1.300 KM pada 2020 dan kita punya aset lebih kurang Rp125 triliun. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan," ujarnya di Jakarta, Senin (29/8/2016).
Sebelum meninggalkan Jasa Marga, Adityawarman tak lupa mengaturkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja sama dalam pembangunan jalan tol sampai saat ini.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang bekerja sama, kepada media yang selama ini berkontribusi. Saya pribadi mohon maaf selama ini jika ada yang tidak berkenan," kata dia.
(Baca: Jasa Marga Targetkan Raup Dana Right Issue Rp1,8 Triliun)
Di tempat yang sama, Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun menambahkan, pergantian pucuk pimpinan perusahaan jadi bagian dari persiapan holding BUMN jalan tol. Namun, tetap masih menunggu keputusan pemerintah dan DPR.
"Kalau soal holding, kita nanti menunggu saja, sebagai prajurit yang sahamnya milik negara, kita menunggu kebijakan negara saja. Ada juga DPR di sana. Jasa Marga harus menjadi bagian dari holding itu tentu menyesuaikan diri dengan hal yang ada," pungkas Refly.
(Baca: Jasa Marga Punya Direktur Utama Baru)
Mantan Direktur Utama Jasa Marga Adityawarman berharap direksi perusahaan yang baru termasuk Desy dapat menyelesaikan target tersebut. Selain itu, juga bisa meningkatkan jumlah aset Jasa Marga sampai Rp125 triliun.
"Kita sedang membangun menuju jalan tol sepanjang 1.300 KM pada 2020 dan kita punya aset lebih kurang Rp125 triliun. Mudah-mudahan bisa dilaksanakan," ujarnya di Jakarta, Senin (29/8/2016).
Sebelum meninggalkan Jasa Marga, Adityawarman tak lupa mengaturkan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja sama dalam pembangunan jalan tol sampai saat ini.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak yang bekerja sama, kepada media yang selama ini berkontribusi. Saya pribadi mohon maaf selama ini jika ada yang tidak berkenan," kata dia.
(Baca: Jasa Marga Targetkan Raup Dana Right Issue Rp1,8 Triliun)
Di tempat yang sama, Komisaris Utama Jasa Marga Refly Harun menambahkan, pergantian pucuk pimpinan perusahaan jadi bagian dari persiapan holding BUMN jalan tol. Namun, tetap masih menunggu keputusan pemerintah dan DPR.
"Kalau soal holding, kita nanti menunggu saja, sebagai prajurit yang sahamnya milik negara, kita menunggu kebijakan negara saja. Ada juga DPR di sana. Jasa Marga harus menjadi bagian dari holding itu tentu menyesuaikan diri dengan hal yang ada," pungkas Refly.
(izz)
Lihat Juga :