#StopBayarPajak Muncul, Ken Tegaskan Tax Amnesty Tak Memaksa

Selasa, 30 Agustus 2016 - 05:15 WIB
#StopBayarPajak Muncul,...
#StopBayarPajak Muncul, Ken Tegaskan Tax Amnesty Tak Memaksa
A A A
JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak (Dirjen Pajak) Kementerian Keuangan Ken Dwijugiasteadi menegaskan tidak ada pemaksaan bagi masyarakat untuk mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty yang diusung oleh pemerintah. Pernyataan ini merespons keresahan masyarakat baru-baru ini terhadap program amnesti pajak hingga munculnya Tagar #StopBayarPajak di media sosial Twitter.

(Baca Juga: Ini Respons Istana Soal Tagar #StopBayarPajak di Twitter)

Dia menambahkan pengampunan pajak merupakan sebuah hak bukan sebagai tekanan. Diterangkan olehnya tidak ada niat pemerintah untuk meresahkan masyarakat, terlebih lagi kelas menengah ke bawah untuk mengikuti tax amnesty.

Hal ini lantaran menurutnya amnesti pajak merupakan hak, maka masyarakat boleh saja mempergunakan hak tersebut atau tidak. Namun jika ingin diampuni, maka para Wajib Pajak (WP) harus melaporkan seluruh harta dan membayar tebusan yang telah ditetapkan.

"Lho, ini kan sifatnya hak. Boleh digunakan boleh tidak, tapi memang untuk ke depannya lebih baik, ya harusnya digunakan," kata dia di Jakarta.

(Baca Juga: Jokowi Minta Sri Mulyani Klarifikasi Tagar #StopBayarPajak)

Lebih lanjut dia menerangkan, tax amnesty bukanlah merupakan pemaksaan yang kemudian berujung kepada keresahan di masyarakat. Jika tidak ingin melakukan tax amnesty, maka menurut Ken diperbolehkan hanya dengan pembetulan Surat Pajak Tahunan (SPT).

Sebetulnya, diterangkan olehnya target dari pelaksanaan tax amnesty yang utama yakni menarik dana orang Indonesia yang selama ini disimpan di luar negeri agar kembali ke Indonesia untuk mendorong perekonomian Indonesia menjadi lebih baik lagi.

"Kita tidak menekan. Kan saya lihat itu, banyak yang bilang, kalau Ditjen Pajak terus pemerintah menekan rakyat menengah ke bawah. Ya saya tegaskan itu tidak benar. Wong tidak ada pemaksaan untuk orang ikut tax amnesty kok," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
3 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
4 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
4 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
5 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
5 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
5 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved