Hari Ini Rupiah Diramal di Level Rp13.267-Rp13.243/USD
Kamis, 01 September 2016 - 09:04 WIB
Hari Ini Rupiah Diramal di Level Rp13.267-Rp13.243/USD
A
A
A
JAKARTA - Head of Research Analyst dari PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada memperkirakan rupiah awal September ini akan berada di level support Rp13.267/USD dan resisten Rp13.243/USD.
Hal ini mengacu kepada laju indeks USD yang terlihat mulai kehabisan tenaga, pasca penguatan yang dialaminya dalam 2 hari terakhir. Keadaan tersebut menggambarkan aksi wait and see para pelaku pasar yang cenderung memilih untuk fokus menunggu data jelang dirilisnya data ketenagakerjaan AS. Imbasnya, laju EUR, GBP, serta Yuan mampu berbalik menguat tipis meski laju Yen masih gagal untuk menguat seperti mata uang lainnya. Di sisi lain, minimnya sentimen dari domestik jelang rilis data-data ekonomi awal bulan membuat laju Rupiah cenderung stagnan pada perdagangan kemarin.
Sebelumnya kami sampaikan meski sempat bergerak volatile pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup cenderung flat di area 13.250. Namun, pelemahan rupiah yang sempat menyentuh 13.280 kemarin patut diwaspadai.
Masih menguatnya indeks USD serta belum membaiknya pergerakan minyak dunia membuat rupiah rawan akan sentiment negatif sehingga berdampak pada penekanan yang terjadi pada rupiah. "Support 13.267 serta resisten 13.243. Cermati sentimen yang ada," ujarnya, pada Kamis (1/9/2016).
Hal ini mengacu kepada laju indeks USD yang terlihat mulai kehabisan tenaga, pasca penguatan yang dialaminya dalam 2 hari terakhir. Keadaan tersebut menggambarkan aksi wait and see para pelaku pasar yang cenderung memilih untuk fokus menunggu data jelang dirilisnya data ketenagakerjaan AS. Imbasnya, laju EUR, GBP, serta Yuan mampu berbalik menguat tipis meski laju Yen masih gagal untuk menguat seperti mata uang lainnya. Di sisi lain, minimnya sentimen dari domestik jelang rilis data-data ekonomi awal bulan membuat laju Rupiah cenderung stagnan pada perdagangan kemarin.
Sebelumnya kami sampaikan meski sempat bergerak volatile pada perdagangan kemarin, rupiah ditutup cenderung flat di area 13.250. Namun, pelemahan rupiah yang sempat menyentuh 13.280 kemarin patut diwaspadai.
Masih menguatnya indeks USD serta belum membaiknya pergerakan minyak dunia membuat rupiah rawan akan sentiment negatif sehingga berdampak pada penekanan yang terjadi pada rupiah. "Support 13.267 serta resisten 13.243. Cermati sentimen yang ada," ujarnya, pada Kamis (1/9/2016).
(ven)