Rupiah Diprediksi Bergerak di Rp13.287

Jum'at, 02 September 2016 - 09:02 WIB
Rupiah Diprediksi Bergerak...
Rupiah Diprediksi Bergerak di Rp13.287
A A A
JAKARTA - Melemahnya harga emas dan minyak dunia membuat mata uang Asia khususnya emerging market tak berdaya terhadap greenback atau mata uang USD. Keadaan tersebut tergambarkan pada mata uang Yen, Yuan, dan Rupiah yang bergerak variatif cenderung melemah. Lalu, EUR turut tertekan terhadap USD meski GBP, AUD, dan NZD dapat menguat terbatas terhadap USD. Dari dalam negeri masih minimnya sentimen positif membuat laju Rupiah tidak banyak mengalami perubahan.

Sebelumnya kami sampaikan Laju rupiah mampu berbalik menguat 0.21% di level 13.242 pada perdagangan kemarin. "Penguatan disebabkan oleh adanya aksi profit taking oleh para pelaku pasar jelang diumumkannya data ketenagakerjaan AS yang cenderung memilih untuk konservatif," ujar Head of Research Analyst PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada, Jumat (2/9/2016).

Keadaan tersebut membuat laju rupiah mampu mengakhiri trend pelemahannya dalam jangka pendek. Support 13.256 serta resisten 13.239. Cermati sentiment yang ada.

Dirilisnya data Inflasi Indonesia di bulan Agustus deflasi 0,2% MoM, atau Inflasi 2,79% YoY atau berada di bawah ekspektasi konsensus sebesar 3,02% serta data Manufaktur Indonesia di bulan Agustus 50,4 (vs 48,4) kami nilai gagal menopang laju Rupiah setelah para pelaku pasar cenderung melakukan aksi jual pasca melemahnya harga minyak dunia sekitar 3%, sehingga mengantarkan pergerakan minyak dunia di level USD44,8/barel. Kini laju Rupiah kembali menguji level supportnya dan masih terdapat kecenderungan untuk tertekan. Support 13.287 serta resisten 13.245. Cermati sentimen yang ada.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
8 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
8 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
8 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
9 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
9 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved