PTPN III Holding Terapkan E-Procurement Seluruh PTPN

Minggu, 04 September 2016 - 22:49 WIB
PTPN III Holding Terapkan...
PTPN III Holding Terapkan E-Procurement Seluruh PTPN
A A A
JAKARTA - PTPN III Holding (Persero), selaku induk perusahaan perkebunan mulai menerapkan sistem pengadaan elektronik (e-procurement) secara penuh terhitung 1 September 2016 bagi seluruh PTPN I hingga PTPN XIV. Melalui penerapan e-procurement ini, efisiensi pengadaan barang dan jasa ditargetkan mencapai 15%.

“Melalui penerapan sistem e-procurement, seluruh pengadaan barang dan jasa PTPN I hingga PTPN XIV akan terintegrasi. Karena seluruh PTPN akan menggunakan aplikasi yang sama, sehingga akan diperoleh harga terbaik dan pengawasannya bisa dilakukan bersama-sama,” ujar Direktur Human Capital Management dan Umum PTPN III Holding Seger Budiarjo dalam siaran persnya, Minggu (4/9/2016).

Implementasi e-procurement di lingkup PTPN dilaksanakan berdasarkan Peraturan Direksi No 3.00/PER/42/2016 tanggal 31 Agustus 2016 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa Secara Elektronik pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) dan PT Perkebunan Nusantara I, II, IV s/d XIV.

Dalam sistem aplikasi e-procurement ini, seluruh pengadaan barang dan jasa PTPN I hingga PTPN XIV akan menggunakan kode barang dan jasa yang seragam. Selain itu, dengan pengadaan barang dan jasa secara terintegrasi, volume pengadaan dilaksanakan secara partai besar sehingga PTPN memiliki posisi tawar yang lebih baik dengan mutu dan kualifikasi vendor terbaik.

“Pelaksanaan e-procurement merupakan bagian dari praktik good corporate governance atau tata kelola perusahaan yang bersih yang dilakukan PTPN III Holding (Persero) dan seluruh PTPN. Sistem e-procurement membuat proses dan prosedur pengadaan barang dan jasa seluruh PTPN menjadi sama dan berlaku untuk pengadaan barang dan jasa berapapun nilai nominalnya,” ujar Seger.

Sebelumnya, menurut Seger, beberapa PTPN belum pernah menerapkan sistem e-procurement. Beberapa PTPN lainnya telah menerapkan sistem e-procurement, namun dengan batasan nilai nominal pengadaan barang dan jasa yang berbeda-beda. “Dengan sistem e-procurement terintegrasi ini, seluruhnya diseragamkan,” kata dia.

Saat ini, menurut Seger Budiarjo, terdapat 1.670 vendor yang telah tercatat sebagai rekanan PTPN I hingga PTPN XIV. Diharapkan, dengan sistem e-procurement, vendor yang tercatat akan semakin bertambah. Hal ini mengingat sebelum 1 September 2016, baru 5 PTPN yang memiliki sistem pengadaan e-procurement dengan nilai penghematan yang berhasil diperoleh mencapai Rp 6 miliar.

“Nantinya, dengan e-procurement terintegrasi, efisiensi yang bisa diperoleh akan lebih besar lagi,” jelas Seger Budiarjo.

PTPN III Holding (Persero) sudah mulai melakukan pengadaan pupuk secara terintegrasi. Pengadaan pupuk secara terintegrasi dapat menimbulkan efisiensi dan harga terbaik mengingat selama ini pupuk berkontribusi 40-60% terhadap komponen biaya produksi PTPN, selain bahan bakar dan pestisida.

Penerapan e-procurement ini merupakan bagian dari transformasi yang dilakukan PTPN III Holding bagi seluruh PTPN guna mewujudkan transparansi, efisiensi, dan pengendalian biaya serta peningkatan kinerja.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PTPP Targetkan Akses...
PTPP Targetkan Akses STS Jalan Tol Serpong-Cinere Rampung Tahun Ini
PTPP Raih Kontrak Baru...
PTPP Raih Kontrak Baru Rp6,7 Triliun, Ini Rinciannya
Ogah Ngutang Lagi, PTPP...
Ogah Ngutang Lagi, PTPP Gunakan Dana Jual Saham untuk Lanjutkan Proyek
PTPP Kantongi Kontrak...
PTPP Kantongi Kontrak Rp5,8 T di Awal 2021, Hampir Semuanya Infrastruktur Milik Negara
Ubah Susunan Pengurus,...
Ubah Susunan Pengurus, PTPP Punya Komisaris dan Direksi Baru
Dirutnya Dipanggil KPK,...
Dirutnya Dipanggil KPK, PTPP Sebut Tak Terkait Kasus Korupsi Stadion Mandala Krida Yogyakarta
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
4 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved