Laju Rupiah Hari Ini Diramal di Area Positif

Senin, 05 September 2016 - 08:21 WIB
Laju Rupiah Hari Ini...
Laju Rupiah Hari Ini Diramal di Area Positif
A A A
JAKARTA - Setelah sempat mengalami pelemahan seiring dengan masih belum adanya kepastian akan kenaikan suku bunga The Fed, laju rupiah kali ini kembali mencoba untuk rebound.

Tampaknya pelaku pasar melihat belum stabilnya data-data ketenagakerjaan AS memberikan peluang belum akan adanya kenaikan suku bunga Fed rate, sehingga menjadi momen positif bagi pergerakan mata uang emerging market, termasuk rupiah.

"Diharapkan pergerakan positif masih dapat berlanjut seiring meredanya penguatan laju USD. Cermati berbagai sentimen," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Senin (5/9/2016).

Reza menjelaskan, laju rupiah mampu melampaui target area resisten Rp13.145/USD. Berada di rentang Rp13.255-Rp13.050/USD.

Sementara, pascapidato Janet Yellen yang cenderung Hawkish, di mana ada indikasi kenaikan tingkat suku bunga AS pada bulan ini menyebabkan Indeks USD mengalami penguatan.

Keadaan tersebut membuat mayoritas mata uang dunia cenderung melemah. Meski sentimen negatif pascapidato Janet Yellen yang cenderung hawkish di bursa saham global mulai mereda, keadaan tersebut berbeda di dunia currency.

Laju Indeks USD terus bergerak menguat. Keadaan tersebut membuat mayoritas mata uang dunia seperti yuan, euro, yen, GBP, serta rupiah cenderung melanjutkan pelemahannya.

Laju Indeks USD terlihat mulai kehabisan tenaga, pascapenguatan yang dialaminya dalam dua hari terakhir. Keadaan tersebut menggambarkan aksi wait and see para pelaku pasar yang cenderung memilih untuk fokus menunggu data jelang dirilisnya data ketenagakerjaan AS.

"Imbasnya, laju EUR, GBP, serta yuan mampu berbalik menguat tipis meski laju yen masih gagal untuk menguat seperti mata uang lainnya," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
3 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
6 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
6 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
8 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
8 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
10 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved