Rupiah Makin Berjaya, IHSG Sesi I Balik Memerah
Selasa, 06 September 2016 - 12:29 WIB
Rupiah Makin Berjaya, IHSG Sesi I Balik Memerah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang ini terlihat semakin berjaya dibanding penutupan kemarin. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga berada di zona hijau.
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.132/USD dengan kisaran harian Rp13.095-Rp13.173/USD. Posisi ini semakin lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.144/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang berada pada posisi Rp13.137/USD atau masih lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.156/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.197/USD.
Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berbalik memerah setelah pada pembukaan tadi pagi dibuka menghijau. Bursa saham Tanah Air siang ini melemah 8,67 poin atau 0,16% ke level 5.348,28.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat 7,86 poin atau 0,15% ke level 5.364,81 pada saat bursa Asia dibuka mixed. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 3,49 poin atau 0,07% ke level 5.356,95.
Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 0,68% dan yang melemah terdalam adalah keuangan yang melemah 0,31%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,42 triliun dengan 3,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp163,82 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,49 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp2,33 triliun. Tercatat 119 saham menguat, 154 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Results Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC).
Posisi rupiah menurut data Yahoo Finance, hingga sesi I ada di level Rp13.132/USD dengan kisaran harian Rp13.095-Rp13.173/USD. Posisi ini semakin lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.144/USD.
Menurut data Bloomberg, rupiah siang berada pada posisi Rp13.137/USD atau masih lebih baik dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.156/USD.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada di level Rp13.162/USD. Posisi ini tercatat menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.197/USD.
Di sisi lain Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini berbalik memerah setelah pada pembukaan tadi pagi dibuka menghijau. Bursa saham Tanah Air siang ini melemah 8,67 poin atau 0,16% ke level 5.348,28.
Sementara pada sesi pagi, IHSG dibuka menguat 7,86 poin atau 0,15% ke level 5.364,81 pada saat bursa Asia dibuka mixed. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup menguat 3,49 poin atau 0,07% ke level 5.356,95.
Sektor saham dalam negeri mayoritas berada di jalur negatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah sektor pertambangan yang naik 0,68% dan yang melemah terdalam adalah keuangan yang melemah 0,31%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,42 triliun dengan 3,58 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp163,82 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp2,49 triliun, sedangkan aksi beli asing mencapai Rp2,33 triliun. Tercatat 119 saham menguat, 154 saham melemah dan 104 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Surya Toto Indonesia Tbk (TOTO), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Results Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), Barito Pacific Tbk (BRPT), dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC).
(izz)
Lihat Juga :