Pemerintah Kejar Divestasi Freeport Sebelum UU Minerba Disahkan

Selasa, 06 September 2016 - 15:33 WIB
Pemerintah Kejar Divestasi...
Pemerintah Kejar Divestasi Freeport Sebelum UU Minerba Disahkan
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus mengejar waktu dalam menyerap pelepasan sebagian (divestasi) saham PT Freeport Indonesia (PTFI). Sebab harus ada kesepakatan sebelum UU Minerba disahkan.

Anggota Komite Tim Divestasi Freeport Budi G Sadikin mengatakan, penentuan harga 10,64% saham Freeport tidak bisa menunggu lebih lama. Pembicaraan yang sudah dilakukan juga belum ada hasilnya.

"Masih belum ketemu bukan mentok. Soalnya dia kan ada deadline UU Minerba tahun depan, Januari. Harusnya sebelum itu harus ada deal harga," ujarnya kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (6/9/2016).

Budi menjelaskan, pemerintah masih tetap bertahan di harga USD630 juta atau sekitar Rp8,19 triliun. Namun, Freeport masih belum mau menyetujui.

"Sampai sekarang belum ada diskusi ke arah sana (naikan harga). Saya ikut sekali pertemuan tim divestasi, Pak Aloy (Kementerian BUMN) ikut dua kali, saya sama Pak Aloy jadi di anggota komite tim divestasi, ketuanya menteri ESDM," kata dia.

Sementara, lanjut Budi, untung atau rugi jika sebelum Januari tidak juga ketemu titik terang divestasi saham ada di kajian menteri ESDM. Pihaknya tidak bisa bicara hal itu.

"Harus tanya ke Menteri ESDM. Kalau tidak deal (siapa yang untung atau rugi) mesti tanya menteri ESDM)," pungkasnya.

Sebelumnya, Kementerian ESDM mengungkapkan bahwa harga ideal divestasi saham PT Freeport Indonesia 10,64% berdasarkan perhitungan replacement cost atau biaya penggantian investasi hanya sekitar USD630 juta atau sekitar Rp8,19 triliun dengan kurs Rp13.000/USD.

Harga ini separuh lebih rendah dari harga yang ditawarkan Freeport sebesar USD1,7 miliar. Meski demikian, Menteri ESDM yang saat itu dijabat Sudirman Said menuturkan pemerintah sejauh ini belum mengajukan penawaran apapun kepada Freeport terkait 10,64% saham yang didivestasikan raksasa tambang AS tersebut.

Harga USD630 juta baru perhitungan pemerintah dengan dasar perhitungan yang tercantum dalam Peraturan Menteri Nomor 27 tahun 2013.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
3 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
6 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
7 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
8 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
8 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
10 jam yang lalu
Infografis
7 Negara Tertua di Dunia,...
7 Negara Tertua di Dunia, Lahir sebelum Dunia Punya Peta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved