G20 Kecewa Tak Bisa Angkat Perekonomian Dunia dari Krisis

Rabu, 07 September 2016 - 22:25 WIB
G20 Kecewa Tak Bisa...
G20 Kecewa Tak Bisa Angkat Perekonomian Dunia dari Krisis
A A A
JAKARTA - Sepulang dari KTT G20 di Republik Rakyat China, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membawa cerita soal hasil pertemuan. Ani, begitu dia biasa disapa, mengatakan negara-negara G20 merasa kecewa lantaran tidak berhasil mengangkat pertumbuhan ekonomi dunia selama beberapa tahun terakhir.

Padahal sejak G20 dibentuk tahun 2009, setelah krisis global, banyak negara menganggap perlu upaya dan langkah-langkah kebijakan agar ekonomi dunia bisa kembali sehat.

"Mereka menyampaikan kekecewaannya lantaran tidak berhasil mengangkat pertumbuhan ekonomi global. Mereka sampaikan itu di forum G20 kemarin," kata Ani dalam rapat bersama anggota DPR Komisi XI, Jakarta, Rabu (7/9/2016).

Menurut Ani, negara-negara dalam G20 sama-sama membuat koordinasi kebijakan dalam bentuk moneter, fiskal, dan riil. Tetapi lembaga-lembaga keuangan dunia, termasuk Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia merasa heran mengapa ekonomi dunia tidak bisa tumbuh seperti sebelum krisis.

"IMF, Bank Dunia, dan lembaga lainnya itu menyampaikan tujuh tahun berturut-turut, perekonomian dunia hanya tumbuh di bawah 3,5%. Dan mereka tanya, kenapa tidak bisa mencapai pertumbuhan ekonomi sebelum terjadi krisis," kata dia.

Mantan Direktur Eksekutif Bank Dunia tersebut menyadari memang, banyak hal berat untuk digenjot selama krisis. Sehingga masing-masing negara juga berjuang keras dari krisis global yang sedang terjadi.

"Seperti China, mereka sekarang sedang fokus ke inovasi dan produksi agar bisa menggenjot ekonominya menjadi lebih baik," pungkas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sri Mulyani: Negara...
Sri Mulyani: Negara G-20 Kompak Pulihkan Ekonomi dari Covid-19
Cerita Sri Mulyani di...
Cerita Sri Mulyani di Acara COP26, Betah Jalan Kaki di Udara Dingin
Sri Mulyani, IMF dan...
Sri Mulyani, IMF dan World Bank Minta G-20 Tunda Tagih Utang ke Negara Miskin
Pastikan Pengamanan...
Pastikan Pengamanan KTT G-20, Kapolri Tinjau Command Center
Potret Sri Mulyani Menyeruput...
Potret Sri Mulyani Menyeruput Kopi di Sela Seminar Presidensi G20
Pesan Menohok Sri Mulyani...
Pesan Menohok Sri Mulyani di AS: Meski Negara Adidaya, Anda Tak Bisa Selesaikan Masalah Sendiri
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
2 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
3 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
3 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved