Harga Emas Antam Turun Tipis Saat Emas Dunia Stabil

Kamis, 08 September 2016 - 08:58 WIB
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Tipis Saat Emas Dunia Stabil
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini turun tipis setelah kemarin naik cukup tinggi. Penurunan harga emas Antam di tengah kembali stabilnya harga emas dunia.

Dilansir dari situs Logammulia.com, Kamis (8/9/2016) harga jual emas di Gedung Antam pada hari ini turun Rp1.000 menjadi Rp619.000/gram dari sebelumnya Rp620.000/gram. Sementara, harga buyback emas Antam juga turun Rp2.000 menjadi Rp557.000/gram dari sebelumnya Rp559.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.198.000, dengan harga per gram Rp599.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.779.000 dengan harga per gram Rp593.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.360.000 dengan harga per gram Rp590.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.950.000 dengan harga per gram Rp590.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.825.000 dengan harga per gram Rp582.500. Harga emas 25 gram Rp14.425.000 dengan harga per gram Rp577.000.

Harga emas 50 gram sebesar Rp28.700.000, dengan harga per gram Rp574.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp57.225.000, dengan harga per gram Rp572.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp142.675.000, dengan harga per gram Rp570.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp284.975.000 dengan harga per gram Rp569.950.

Penurunan juga terjadi pada harga emas di Pulogadung menjadi Rp609.000/gram dari sebelumnya Rp610.000/gram dan harga emas di Sarinah menguat menjadi Rp619.000/gram dari sebelumnya Rp620.000/gram.

Sementara, dikutip dari Reuters hari ini, harga emas dunia kembali stabil setelah turun 0,3% pada sesi sebelumnya, karena USD merosot dan investor menunggu isyarat stimulus moneter dari pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa.

Harga emas di pasar spot sedikit berubah menjadi USD1.346,40 per ons pada pukul 01.05 GMT. Sedangkan harga emas AS stabil di level USD1.350,60 per ons.

Ekonomi zona euro diperkirakan akan membutuhkan lebih banyak stimulus dari Bank Sentral Eropa, tetapi mungkin tidak pada pertemuan kebijakan bank hari ini. Di sisi lain, kasus untuk kenaikan suku bunga AS akan menjadi kuat ketika bagi pembuat kebijakan Federal Reserve bertemu akhir bulan ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Jangan Sampai Lolos!...
Jangan Sampai Lolos! BRI Consumer Expo 2026 Makassar Hadirkan Promo Gila-gilaan dari Rumah, Mobil, sampai Tiket Liburan
28 menit yang lalu
Pendaftaran Pelatihan...
Pendaftaran Pelatihan Vokasi Batch 3 Resmi Dibuka, Kuotanya 20 Ribu Peserta
50 menit yang lalu
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
1 jam yang lalu
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
2 jam yang lalu
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
3 jam yang lalu
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved