Arcandra Tahar Ungkap Bisnis Energi RI Tak Transparan

Kamis, 08 September 2016 - 17:46 WIB
Arcandra Tahar Ungkap...
Arcandra Tahar Ungkap Bisnis Energi RI Tak Transparan
A A A
JAKARTA - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan, selama ini Indonesia belum memiliki bisnis proses yang transparan di segala sektor termasuk di sektor energi. Dia menerangkan transparansi menjadi salah satu hal yang paling penting untuk mewujudkan bisnis yang jujur dan jelas arahnya.

Pria asal Padang Sumatera Barat ini pun menambahkan, saking tidak transparannya bisnis proses di Indonesia, akibat yang terjadi yakni interaksi manusia dalam proses bisnis tersebut terlalu banyak.

"Apa akibatnya? Human interaction terlalu banyak kalau bisnis proses kita tidak transparan. Kalau terlalu banyak, pasti nanti ada proses-proses kebijakan yang harus dilalui, yang berakibat cost of doing business menjadi tinggi," kata dia dalam diskusi publik Projo bertajuk 'Membangun Kedaulatan Energi', di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (8/9/2016).

Dalam hal ini, Arcandra menjelaskan siapapun yang memasukkan dokumen bisnis, dia akan mengetahui berjalan kemana dokumen bisnisnya. Kemudian kapan berjalannya proyek dalam bisnis ini.

"Bagi dunia bisnis ini sangat penting. Karena mereka bisa langsung merencanakan ke depannya ini mau ngapain lagi. Tapi kalau proses bisnisnya tidak menentu, dimasukkan hari ini, entah selesainya kapan. Ya bagaimana mau bersaing? Jangankan dengan Singapura, dengan negara di belahan dunia ketiga pun tidak bisa," sambungnya.

Maka lanjut dia bisnis proses ini harus dibenahi dari awal yang nantinya menghasilkan interaksi di lapangan, prosesnya menjadi tidak terlalu panjang.

"Nantinya saya bermimpi, human interaction itu dalam bidang izin perizinan, bisa diminimize. Pelaku bisnis bisa tahu persis kapan dokumen akan keluar. Rantai bisnis yang panjang ini harus kita buang," tutup dia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tantangan Besar Industri...
Tantangan Besar Industri Migas
BP Energy Outlook 2025 Menyoroti...
BP Energy Outlook 2025 Menyoroti Prospek Energi di Era Perubahan Global
Industri Migas Pastikan...
Industri Migas Pastikan Dukungan Bagi Hilirisasi Nikel
Pertamina EP Sambut...
Pertamina EP Sambut Dua Dekade Tebar Energi Kebaikan hingga Pelosok Negeri
PGTC 2026 Perkenalkan...
PGTC 2026 Perkenalkan Bisnis Hilir Energi kepada Mahasiswa
PT Titis Sampurna Perkuat...
PT Titis Sampurna Perkuat Sektor Energi di Indonesia
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
45 menit yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
1 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
2 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
4 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
4 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved