Brexit, Bank Besar Masih Wait and See Sebelum Tinggalkan Inggris

Kamis, 08 September 2016 - 23:11 WIB
Brexit, Bank Besar Masih...
Brexit, Bank Besar Masih Wait and See Sebelum Tinggalkan Inggris
A A A
LONDON - Bank-bank besar di Inggris mengatakan belum memutuskan apakah akan memindahkan kantor mereka dan semua kegiatan operasional ke luar Inggris, setelah keputusan Brexit. Hal ini disampaikan oleh seorang bankir yang menurutnya sektor perbankan masih wait dan see setelah Inggris memutuskan keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE).

Dilansir BBC, Kamis (8/9/2016) Ketua Eksekutif Asosiasi Bankir Inggris Anthony Browne kepada Komite UE, pihaknya masih mempertimbangkan sebelum bergerak ke luar negeri. Dia menerangkan semua itu butuh persiapan karena harus sedekat mungkin dengan Uni Eropa ditambah transisi pengaturan juga diperlukan.

Browne menambahkan hal itu sebagai upaya untuk menghilangkan etidakpastian dan mengurangi tekanan pada Bank, serta untuk menghindari gangguan pada pasar keuangan. "Saat ini kami masih menunggu dan melihat apa yang terjadi selanjutnya," terang dia.

Lanjut dia menjelaskan bawa proses Inggris keluar dari UE sendiri setidaknya membutuhkan waktu dua tahun, meski sejauh ini negera berjuluk Negeri Elizabeth itu telah mulai pembicaraan resmi dengan UE.

Brexit baru akan terjadi jika mencapai kata sepakat, kecuali anggota UE setuju untuk memperpanjang waktu negosiasi. "Kami pikir harus ada beberapa bentuk pengaturan transisi," tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya bank besar di Inggris disebutkan sudah mulai proses pindah ke kota lain di Eropa. Namun para ekonomi memprediksi tidak yakin lembaga keuangan di Inggris akan begitu saja pergi. Bank-bank dan perusahaan keuangan yang berbasis di London sudah sejak lama menikmati hak otomatis untuk menjual jasa di seluruh blok UE dengan 28 negara anggotanya itu, yang menawarkan biaya rendah untuk berbisnis di samping peraturan-peraturan tunggal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
41 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
1 jam yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
10 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
10 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
10 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved