Lapor Dwelling Time ke Jokowi, Menhub dan Pelindo II Tak Kompak
Selasa, 13 September 2016 - 13:48 WIB
Lapor Dwelling Time ke Jokowi, Menhub dan Pelindo II Tak Kompak
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) nampak bingung lantaran Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Direktur Utama PT Pelindo II (Persero) Elvyn G Masassya, tidak kompak saat melaporkan progress waktu tunggu bongkar muat (dwelling time) di Pelabuhan Tanjung Priok. Keduanya memberikan progress yang berbeda mengenai dwelling time.
(Baca Juga: Jokowi Beri Batas Waktu Pelindo II Bangun New Priok)
Dia mengatakan, dua tahun lalu waktu tunggu dan bongkar muat di pelabuhan masih enam hingga tujuh hari. Jokowi kala itu meminta dwelling time diturunkan menjadi sekitar tiga hari.
"Dwelling time dua tahun lalu saya kesini masih enam hingga tujuh hari. Saya ikuti terus sampai sekarang," katanya di Terminal Kalibaru Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/9/2016).
(Baca Juga: Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok)
Kini, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, dirinya kembali bertanya kepada Menteri Perhubungan dan Dirut Pelindo II ikhwal waktu tunggu di pelabuhan. Namun, keduanya justru menyebutkan angka yang berbeda.
"Saya tanya, hari ini berapa hari dwelling time-nya. Pelindo bilang 3,2 hari dan Pak Menhub bilang 3,7 hari," ucap Jokowi seraya tersenyum.
(Baca Juga: New Priok Harapan Baru)
Terlepas dari ketidakkompakan tersebut, mantan Walikota Solo ini masih belum puas dengan waktu tunggu yang sudah menunjukkan progress yang signifikan tersebut. Dia menginginkan agar dwelling time kembali diturunkan menjadi sekitar dua hari.
"Ya antara itu. Saya mintanya dua hari. Enggak boleh. Jangan berhenti di 3,2 hari sudah senang," tandasnya.
(Baca Juga: Jokowi Beri Batas Waktu Pelindo II Bangun New Priok)
Dia mengatakan, dua tahun lalu waktu tunggu dan bongkar muat di pelabuhan masih enam hingga tujuh hari. Jokowi kala itu meminta dwelling time diturunkan menjadi sekitar tiga hari.
"Dwelling time dua tahun lalu saya kesini masih enam hingga tujuh hari. Saya ikuti terus sampai sekarang," katanya di Terminal Kalibaru Tanjung Priok, Jakarta, Selasa (13/9/2016).
(Baca Juga: Jokowi Resmikan Terminal Petikemas Kalibaru Tanjung Priok)
Kini, sambung mantan Gubernur DKI Jakarta ini, dirinya kembali bertanya kepada Menteri Perhubungan dan Dirut Pelindo II ikhwal waktu tunggu di pelabuhan. Namun, keduanya justru menyebutkan angka yang berbeda.
"Saya tanya, hari ini berapa hari dwelling time-nya. Pelindo bilang 3,2 hari dan Pak Menhub bilang 3,7 hari," ucap Jokowi seraya tersenyum.
(Baca Juga: New Priok Harapan Baru)
Terlepas dari ketidakkompakan tersebut, mantan Walikota Solo ini masih belum puas dengan waktu tunggu yang sudah menunjukkan progress yang signifikan tersebut. Dia menginginkan agar dwelling time kembali diturunkan menjadi sekitar dua hari.
"Ya antara itu. Saya mintanya dua hari. Enggak boleh. Jangan berhenti di 3,2 hari sudah senang," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :