Rupiah Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Rabu, 14 September 2016 - 09:13 WIB
Rupiah Berpotensi Lanjutkan...
Rupiah Berpotensi Lanjutkan Pelemahan
A A A
JAKARTA - Laju rupiah cenderung bergerak melemah seiring melemahnya harga minyak mentah dunia. Kondisi tersebut membuat mata uang Garuda berpeluang melanjutkan pelemahan mengingat rilis cadangan minyak tersebut nantinya dapat dijadikan momentum para pelaku pasar.

"Terutama untuk melakukan aksi profit taking terhadap risk money seperti rupiah ini yang sempat menguat sebelumnya," ujar Kepala Riset PT NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu (14/9/2016).

Dia memprediksi rupiah akan bergerak di kisaran level support Rp13.200/USD dan resisten Rp13.120/USD. Sementara laju USD cenderung bergerak flat terhadap yen dan euro pada perdagangan kemarin. Keadaan tersebut merupakan imbas adanya pesan dovish dari Lael Brainard sebagai salah satu petinggi The Fed sehingga berdampak pada laju USD yang bergerak menguat cenderung berbalik arah positif dari pelemahan sebelumnya.

Berawal dari pandangan Gubernur Fed Lael Brainard, anggota voting komite kebijakan bank sentral AS yang mengatakan dalam sebuah pidato di Chicago bahwa kemajuan ekonomi yang berlanjut akan membuat Fed mempertahankan kebijakan moneter yang longgar.

Tetapi, pernyataan ini disanggah beberapa petinggi The Fed lainnya. Presiden Fed Atlanta Dennis Lockhart mengatakan kondisi-kondisi ekonomi saat ini menyerukan "diskusi serius" tentang suku bunga pada pertemuan September.

"Presiden Fed Boston Eric Rosengren mengatakan dalam pidatonya pekan lalu bahwa suku bunga rendah meningkatkan peluang "overheating" pada ekonomi AS," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
26 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
1 jam yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
13 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved