IHSG Dibuka Memerah Iringi Pelemahan Bursa Jepang
Rabu, 14 September 2016 - 09:48 WIB
IHSG Dibuka Memerah Iringi Pelemahan Bursa Jepang
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan hari ini di tengah pekan kembali melemah untuk meneruskan tren negatif sejak kemarin. Bursa saham Tanah Air dibuka melemah 45,63 poin atau 0,87% ke level 5.169,93 pada saat bursa Asia bergerak mixed.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup ehilangan 66,35 poin atau 1,26% ke level 5.215,57 di tengah pergerakan variatif mayoritas bursa saham Asia. Sementara pada hari ini seperti dilansir Reuters, Rabu (14/9/2016) bursa utama Asia terlihat variatif terimbas penurunan harga minyak mentah dunia dan ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan AS.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3%, di awal perdagangan untuk memperpanjang kerugian sejak akhir pekan kemarin sebesar 4,4%. Di Jepang, Nikkei melemah 0,28% atau setara dengan 47,49 poin ke level 16.681,55 mengiringi penurunan yang juga terjadi pada indeks Shanghai sebesar 9,52 poin menjadi 3.013.99.
Di sisi lain bursa saham Korea Selatan, Indeks Kospi bertambah 7,88 poin atau 0,40% menjadi 1.999,36. Catatan positif juga dicetak indeks Hang Seng dengan kenaikan 0,36% atau 83,43 poin ke level 23.299,19, sedangkan Strait Times berkurang 7,57 poin menjadi 2.810,81.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp771 miliar dengan 884 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp44,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp361,5 miliar dan aksi beli asing hanya Rp317,4 miliar. Tercatat 30 saham menguat, 197 saham melemah dan 48 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Smart Tbk. (SMAR) naik Rp200 menjadi Rp4.450, PT FKS Multi Agro Tbk. (FISH) bertambah Rp100 menjadi Rp2.400 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) meningkat sebesar Rp75 menjadi Rp6.100.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp500 menjadi Rp59.500, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berkurang Rp100 menjadi Rp5.525 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp85 menjadi Rp1.615.
Sementara pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup ehilangan 66,35 poin atau 1,26% ke level 5.215,57 di tengah pergerakan variatif mayoritas bursa saham Asia. Sementara pada hari ini seperti dilansir Reuters, Rabu (14/9/2016) bursa utama Asia terlihat variatif terimbas penurunan harga minyak mentah dunia dan ketidakpastian kenaikan suku bunga acuan AS.
Indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3%, di awal perdagangan untuk memperpanjang kerugian sejak akhir pekan kemarin sebesar 4,4%. Di Jepang, Nikkei melemah 0,28% atau setara dengan 47,49 poin ke level 16.681,55 mengiringi penurunan yang juga terjadi pada indeks Shanghai sebesar 9,52 poin menjadi 3.013.99.
Di sisi lain bursa saham Korea Selatan, Indeks Kospi bertambah 7,88 poin atau 0,40% menjadi 1.999,36. Catatan positif juga dicetak indeks Hang Seng dengan kenaikan 0,36% atau 83,43 poin ke level 23.299,19, sedangkan Strait Times berkurang 7,57 poin menjadi 2.810,81.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp771 miliar dengan 884 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp44,1 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp361,5 miliar dan aksi beli asing hanya Rp317,4 miliar. Tercatat 30 saham menguat, 197 saham melemah dan 48 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Smart Tbk. (SMAR) naik Rp200 menjadi Rp4.450, PT FKS Multi Agro Tbk. (FISH) bertambah Rp100 menjadi Rp2.400 dan PT Surya Toto Indonesia Tbk. (TOTO) meningkat sebesar Rp75 menjadi Rp6.100.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) menyusut Rp500 menjadi Rp59.500, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) berkurang Rp100 menjadi Rp5.525 serta PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) turun Rp85 menjadi Rp1.615.
(akr)
Lihat Juga :