HT: Perkuat Fondasi Ekonomi, RI Perlu Masyarakat Produktif

Kamis, 15 September 2016 - 11:27 WIB
HT: Perkuat Fondasi...
HT: Perkuat Fondasi Ekonomi, RI Perlu Masyarakat Produktif
A A A
KUPANG - Indonesia membutuhkan lebih banyak pilar ekonomi, untuk itu, masyarakat di daerah harus dibangun agar memperkuat fondasi perekonomian nasional.

"Membangun Indonesia sederhana, ciptakan sebanyak-banyaknya masyarakat produktif," ujar Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (HT) saat berdialog dengan Parisada Hindu Dharma Indonesia Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang, Rabu (14/9/2016).

Dia mengatakan, Indonesia belum siap menganut kapitalisme karena kesejahteraan dan pendidikan mayoritas masyarakat masih tertinggal. Akibatnya, kesenjangan kesejahteraan masyarakat terus melebar.
HT: Perkuat Fondasi Ekonomi, RI Perlu Masyarakat Produktif

Begitu juga dengan pembangunan daerah yang selama ini hanya kota-kota besar saja yang terbangun dan mapan. "Ibaratnya, Indonesia itu bangunan yang sangat besar tapi pilarnya hanya beberapa, sehingga enggak bisa kokoh dan kuat. Pilarnya harus banyak," tegas ayah lima anak itu.

Indonesia, lanjut HT, harus banting setir dengan mengubah strategi pembangunan ekonominya. Pembangunan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerah harus merata. "Daerah harus dibangun, sehingga tidak ada lagi masyarakat di daerah yang ke Jakarta, menumpuk dan kehidupannya tidak jelas," kata HT.

Menurutnya, Indonesia harus belajar dari Amerika Serikat (AS), China atau negara-negara maju lainnya. Mereka memberikan keberpihakan kepada masyarakat bawah dan melakukan pemerataan pembangunan antar daerah sebelum membuka diri terhadap kapitalisme atau pasar bebas.

"Jadi, masyarakatnya dibangun agar tumbuh, kesejahteraannya meningkat, negaranya kuat baru mereka buka ekonominya," terang dia.

Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Partai Perindo memiliki berbagai program untuk UMKM, petani, nelayan, salah satunya Gerobak Perindo yang menyasar pedagang kecil. Selain diberikan gerobak usaha, mereka mendapatkan pembinaan, pelatihan dan pendampingan dari kader partai berlambang rajawali itu di seluruh wilayah Indonesia.

"Kalau masyarakat menjadi produktif, mereka akan menciptakan lapangan kerja dan memperbesar basis pembayar pajak," ungkap suami Liliana Tanoesoedibjo itu.

Sementara, pada kesempatan tersebut Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia NTT I Gusti Made Putra Kusuma mengungkapkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan demi keutuhan NKRI. "Kita perlu perjuangkan dan mempertahankan persatuan Indonesia atau disingkat Perindo sebagaimana dikumandangkan pada 17 Agustus 1945," katanya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
HT Tegaskan Sulsel dan...
HT Tegaskan Sulsel dan Sumut Harus Jadi Lumbung Suara Partai Perindo
Apresiasi Natal Nasional...
Apresiasi Natal Nasional 2023 di Surabaya Sukses, HT: Ramai Sekali
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: Ekonomi RI Akan Segera Pulih
Harapan Hary Tanoe di...
Harapan Hary Tanoe di HUT Soulyu
Bangkitkan Ekonomi Masyarakat,...
Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, HT Serahkan Bantuan Gerobak Perindo di Pontianak
Hary Tanoesoedibjo:...
Hary Tanoesoedibjo: MNC Group Dukung Pemulihan Ekonomi RI
Berita Terkini
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
39 menit yang lalu
Harga Emas Ambles Rp24...
Harga Emas Ambles Rp24 Ribu Jadi Rp2.689.000 per Gram, Buyback Terjun Bebas Rp92.000
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Terpeselet...
IHSG Dibuka Terpeselet ke Zona Merah, Sentuh 5.899 Ditopang Transaksi Rp1,6 Triliun
2 jam yang lalu
Harga BBM Nonsubsidi...
Harga BBM Nonsubsidi Mendadak Naik di Tengah Malam, DPR Bakal Panggil ESDM dan Pertamina
2 jam yang lalu
Harga Pertamax Tembus...
Harga Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Awas! Ledakan Migrasi ke BBM Subsidi
2 jam yang lalu
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved