Pemerintah Diminta Mampu Kendalikan Masalah Pangan

Sabtu, 17 September 2016 - 15:28 WIB
Pemerintah Diminta Mampu...
Pemerintah Diminta Mampu Kendalikan Masalah Pangan
A A A
JAKARTA - Mantan Sekretaris Menteri (Sesmen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu mengatakan, negara harus mengambil peran penuh dalam pengelolaan pangan di dalam negeri. Bahkan, swasta diberikan porsi yang jauh di bawah itu yakni hanya 10%-20%.

Maka, sekitar 80% harus diambil oleh pemerintah. Pembentukan holding ini tidak bisa disamaratakan dengan konsolidasi BUMN perbankan, energi atau lainnya.

"Jadi, pemerintah harus hadir langsung. Masuknya pemerintah yang lebih besar dalam holding pangan, bakal mengendalikan pangan di Indonesia dengan penuh, maka jangan disamakan dengan sektor perbankan. Untuk pangan 80% isinya harus dikendalikan negara, 20% baru untuk bisnis atau swasta," kata Said Didu di Jakarta, Sabtu (17/9/2016).

Said mencontohkan, negara Thailand yang pemerintahnya betul-betul mengintervensi secara penuh soal pangan di negaranya, sehingga Thailand mampu perlahan menjadi negara pengekspor pangan.

"Di dunia ini tidak ada negara manapun yang membebaskan pangannya ke swasta, termasuk Thailand. Itu mereka yang kendalikan pangan rajanya," kata dia.

Lebih lanjut, Said menuturkan, pemerintah juga harus melakukan intervensi jika ada permasalahan terkait penyediaan pangan. Produksi dari petani hingga distribusi ke konsumen harus diteliti secara jelas.

"Untuk pangan, segala yang dikendalikan selalu dua, ada hulu dan hilir, pemerintah harus masuk di sana, tapi kalau untuk di tengah (antara hilir dan hulu) itu menjadi pilihan, kalau di tengah mandek, negara atau swasta pun bisa masuk," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sistem SP2KP untuk Pengendalian...
Sistem SP2KP untuk Pengendalian Harga Pangan
Swasembada Beras 3 Tahun...
Swasembada Beras 3 Tahun Berturut-turut, Indonesia Raih Penghargaan
Bibit Ayam Broiler PPG...
Bibit Ayam Broiler PPG Siap Dukung Kedaulatan Pangan Nasional
Dukung Ketahanan Pangan...
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Syngenta Luncurkan Jagung Hibrida NK Perkasa Sakti
Biaya Tersembunyi Sistem...
Biaya Tersembunyi Sistem Pangan RI Setara Hampir Separuh PDB
Pengamat Ekonomi : Kenaikan...
Pengamat Ekonomi : Kenaikan Harga Pangan Masih Wajar di Bulan Ramadan 2026
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
2 jam yang lalu
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
3 jam yang lalu
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
4 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
6 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
7 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
8 jam yang lalu
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved