Peternak Ungkap Populasi Sapi Lokal Makin Terkikis

Rabu, 21 September 2016 - 15:39 WIB
Peternak Ungkap Populasi...
Peternak Ungkap Populasi Sapi Lokal Makin Terkikis
A A A
JAKARTA - Perhimpunan Peternak Sapi dan Kerbau Indonesia (PPSKI) mengungkapkan, populasi sapi lokal saat ini semakin terkikis. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pada 2011 jumlah sapi lokal sekitar 14,5 juta ekor dan pada 2013 menurun menjadi 12,5 juta ekor.

(Baca: Peternak Sapi di Ambang Kehancuran Terimbas Impor Daging Kerbau)

Ketua PPSKI Teguh Boediono menilai, merosotnya populasi sapi lokal terjadi karena pemerintah tidak cermat dalam menghitung jumlah produksi sapi dalam negeri dan sapi impor.

"Di situ terjadi penurunan yang harusnya naik. Berarti ada pengurasan. Kenapa? Kalau kami beranggapan waktu itu pemerintah kurang cermat dalam menghitung berapa sebenarnya produksi dalam negeri dan impor," kata dia dalam Roundtable Discussion Koran SINDO di A One Hotel, Jakarta, Rabu (21/9/216).

Menurutnya, program swasembada daging sapi yang mulai digaungkan sejak periode Presiden SBY juga berkontribusi pada penurunan populasi sapi lokal. Pada 2009, pemerintah menargetkan impor daging sapi sekitar 50 ribu ton, namun faktanya yang diimpor sebanyak 765 ribu sapi bakalan dan 120 ribu ton daging beku.

"Impor kita sekitar 765 ribu sapi bakalan, 120 ribu ton daging beku atau setara 250 ribu ton," imbuh dia.

Teguh menuturkan, pemerintah pada saat itu mengklaim bahwa kontribusi sapi lokal terhadap pemenuhan daging sapi nasional mencapai 60%. Padahal, populasi sapi lokal di Tanah Air tinggal 12,5 juta ekor.

"Konsekuensinya waktu itu terjadi pengurasan sampai pemotongan sapi betina produktif. Rata-rata 1 juta ekor sapi produktif per tahun," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Gawat! Produksi Daging...
Gawat! Produksi Daging Sapi Tidak Cukup Memenuhi Kebutuhan Nasional
Didorong Pusat Bantu...
Didorong Pusat Bantu Pasokan Daging Sapi, Peternak Kobar Diminta Tingkatkan Inovasi
Penyakit Mulut dan Kuku...
Penyakit Mulut dan Kuku serta UU Peternakan
DPR Dukung Rencana Erick...
DPR Dukung Rencana Erick Thohir Beli Peternakan Sapi di Belgia
Ini Alasan Daging Sapi...
Ini Alasan Daging Sapi Australia Memiliki Kualitas Terbaik
Erick Thohir Incar Peternakan...
Erick Thohir Incar Peternakan Sapi di Belgia
Berita Terkini
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
25 menit yang lalu
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
1 jam yang lalu
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
1 jam yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
1 jam yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
2 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved