Efek Brexit ke Ekonomi Inggris Tak Sesuai Prediksi Awal

Kamis, 22 September 2016 - 15:21 WIB
Efek Brexit ke Ekonomi...
Efek Brexit ke Ekonomi Inggris Tak Sesuai Prediksi Awal
A A A
LONDON - Efek Brexit alias British Exit terhadap perekonomian Inggris menurut Office for National Statistics (ONS) sejauh ini dampaknya tidak terlalu besar, berbeda dengan perkiraan sebelumnya. Angka resmi belum mencerminkan jatuhnya keyakinan seperti yang diprediksi beberapa survei sejak referendum yang menghasilkan Inggris keluar dari keanggotaan Uni Eropa (UE).

Meski begitu ONS memperingatkan belum adanya angka resmi pada sektor jasa. "Hasil referendum (Brexit) tampaknya sejauh ini tidak memiliki pengaruh yang besar," ucap Kepala Ekonomi Joe Grice seperti dilansir BBC, Kamis (22/9/2016).

Perkiraan awal bahwa seluruh sektor perekonomian akan terkena imbas negatif selama tiga bulan setelah referendum. Ada peringatan terkait efek jangka pendek saat Inggris saat itu baru berniat meninggalkan Uni Eropa. Dan pada Juli, sejumlah survei ekonomi menunjukkan keterpurukan dramatis yang dialami oleh Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris- tersebut.

Survei IHS Markit menyarankan sektor manufaktur dan jasa yang mengalami penurunan untuk melakukan antisipasi. Namun survei selanjutnya telah menunjukkan bahwa aktivitas di sektor manufaktur dan Jasa sudah bangkit kembali. Efek Brexit tidak lagi muncul dalam angka resmi.

Sektor manufaktur dan konstruksi menurut ONS mengikuti banyak tren secara global dan kenikan iflasi dapat dipertanggungjawabkan. Penjualan ritel yang menyusut 0,2% pada bulan Agustus, namun telah tumbuh 1,9% pada Juli. "Sejauh ini belum ada tanda-tanda penurunan tajam terkait kepercayaan konsumen seperti yang ditakutkan," tegas ONS.

Data ONS

- Sektor manufaktur turun 0,9% pada bulan Juli
- Konstruksi output mendatar pada Juli
- Pertumbuhan tahunan dalam harga rumah jatuh dari 9,7% pada Juni untuk membaik 8,3% pada bulan Juli
- Defisit Inggris mempersempit di bulan Juli
- Tingkat pengangguran untuk Mei Juli berada di level 4.9%
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
1 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
2 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
3 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
4 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
4 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved