Hilirisasi Tambang Cegah Eksploitasi Sumber Daya Alam Indonesia

Senin, 26 September 2016 - 08:38 WIB
Hilirisasi Tambang Cegah...
Hilirisasi Tambang Cegah Eksploitasi Sumber Daya Alam Indonesia
A A A
JAKARTA - Hilirisasi bahan mineral tambang menurut Publish What You Pay (PWYP) Indonesia dapat melindungi Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia. Terutama agar tidak ada eksploitasi berlebihan.

Koordinator Nasional PWYP lndonesia Maryati Abdullah menuturkan, kebijakan hilirisasi tidak dapat dimaknai hanya sebatas larangan ekspor mineral mentah (raw material) atau olahan (konsentrat). Namun, merupakan bagian dari upaya melakukan penataan IUP (Izin Usaha Pertambangan) yang jumlahnya mencapai ribuan dengan status Non Clean and Clear (CnC).

"Melindungi sumber daya alam Indonesia pada masa sekarang dan masa mendatang. Melalui mekanisme peningkatan nilai tambah hasil tambang," ujarnya di Jakarta.

Kebijakan ini, menurutnya sangat penting bagi indonesia yang selama ini menggantungkan perekonomiannya melalui ekspor bahan mentah. Hilirisasi akan memberikan nilai tambah bagi industri yang berkonsekuensi terhadap kenaikan penerimaan negara, penerimaan pajak maupun penerimaan negara bukan pajak.

"Kebijakan Peningkatan Nilai Tambah merupakan salah satu janji dalam Nawa Cita Program Pemerintahan Jokowi-JK. Sehingga konsistensi pemerintah sangat dibutuhkan dalam pelaksanannya," katanya.

Selain itu, lanjut dia, pemerintah tidak boleh abaikan atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 10/PUU-Xll12014 yang memperkuat kewajiban pengolahan dan pemurnian tembaga di dalam negeri dan menyatakan bahwa semangat UU Minerba sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Sebab kewajiban ini secara langsung maupun tidak langsung memberikan manfaat sebesar besarnya bagi kemakmuran rakyat.

"Jadi sudah jelas pilihan bagi pemerintah saat ini. Tunduk dan patuh terhadap ketentuan UU Minerba dan Putusan MK " pungkas Maryati.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sederet Harta Karun...
Sederet Harta Karun Mineral RI Jadi Rebutan Asing, Nomor 1 Simpan Deposit 1,5 Miliar Ton
PT Nusatama Berkah Tbk...
PT Nusatama Berkah Tbk Uji Coba Truk EV Pertama bersama Aserra Group di Site Muara Enim  
Ekspor dan Impor Mulai...
Ekspor dan Impor Mulai Naik, Aktivitas Pelabuhan Meningkat
Prioritaskan Lingkungan,...
Prioritaskan Lingkungan, PT Dairi Prima Mineral Pilih Tambang Bawah Tanah
Ditemukan Harta Karun...
Ditemukan Harta Karun Mineral Tersembunyi di Andes! 32 Juta Ons Emas, dan 13 Juta Ton Tembaga
5 Perusahaan Kantongi...
5 Perusahaan Kantongi Izin Ekspor Mineral hingga 2024, Mana Saja?
Berita Terkini
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
5 jam yang lalu
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
6 jam yang lalu
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
6 jam yang lalu
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
7 jam yang lalu
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
8 jam yang lalu
Menko Airlangga Soal...
Menko Airlangga Soal Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo: Yang Penting Institusinya
8 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved