Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka Malah di Zona Negatif
Rabu, 28 September 2016 - 09:12 WIB
Bursa Asia Mixed, IHSG Dibuka Malah di Zona Negatif
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan hari ini negatif, dengan penurunan sebesar 19,65 poin atau 0,36% ke level 5.399,95. Penyusutan IHSG ini di tengah variatifnya bursa Asia.
Sementara pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air ditutup menguat 67,46 poin atau 1,26% ke level 5.419,60. Penguatan tersebut di saat mayoritas bursa utama Asia berakhir positif.
Dilansir CNBC, Rabu (28/9/2016) bursa saham Asia dibuka mixed atau variatif, meskipun bursa saham Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup menguat setelah debat pertama calon Presiden AS dan mengalahkan kepercayaan konsumen.
Di Australia, ASX 200 naik 0,42% di awal perdagangan, dengan sebagian besar sektor perdagangan yang lebih tinggi. Sektor keuangan berhasil menguat 0,48% dan sektor energi lebih rendah sebesar 0,12%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 1,19% dan indeks Topix tergelincir 1,11%. Saham Jepang kemungkinan besar di bawah tekanan setelah adanya kekuatan baru dalam yen.
Sementara, di Korea Selatan, Indeks Kospi juga tercatat melemah 0,1%. Sesi di Asia mengikuti kenaikan saham AS, pengamat pasar melihat sebagai kinerja yang lebih kuat dari capes dari Partai Demokrat Hillary Clinton dari Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump pada debat pertama capres AS.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 133,47 poin atau 0,74% menjadi 18.228,30, Indeks S&P 500 naik 13,83 poin atau 0,64% menjadi 2.159,93. Sementara Nasdaq menguat 48,22 poin atau 0,92% ke level 5.305,71.
Mayoritas sektor saham dalam negeri mayoritas memerah dengan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang naik 0,31%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah keuangan yang menurun 1,21%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9,67 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,29 miliar dan aksi beli sebesar Rp11,62 miliar. Tercatat 18 saham menguat, 15 saham melemah dan 12 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp9.375, PT BUkit Asam Tbk (PTBA) naik Rp50 menjadi Rp9.850, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp30 menjadi Rp2.420.
Di sisi lain saham-saham yang melemah di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp425 menjadi Rp15.575, PT Bank Mandiri tbk (BMRI) turun Rp300 menjadi Rp11.450, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) melemah Rp300 menjadi Rp8.825.
Sementara pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air ditutup menguat 67,46 poin atau 1,26% ke level 5.419,60. Penguatan tersebut di saat mayoritas bursa utama Asia berakhir positif.
Dilansir CNBC, Rabu (28/9/2016) bursa saham Asia dibuka mixed atau variatif, meskipun bursa saham Amerika Serikat (AS) kemarin ditutup menguat setelah debat pertama calon Presiden AS dan mengalahkan kepercayaan konsumen.
Di Australia, ASX 200 naik 0,42% di awal perdagangan, dengan sebagian besar sektor perdagangan yang lebih tinggi. Sektor keuangan berhasil menguat 0,48% dan sektor energi lebih rendah sebesar 0,12%.
Di Jepang, Indeks Nikkei 225 turun 1,19% dan indeks Topix tergelincir 1,11%. Saham Jepang kemungkinan besar di bawah tekanan setelah adanya kekuatan baru dalam yen.
Sementara, di Korea Selatan, Indeks Kospi juga tercatat melemah 0,1%. Sesi di Asia mengikuti kenaikan saham AS, pengamat pasar melihat sebagai kinerja yang lebih kuat dari capes dari Partai Demokrat Hillary Clinton dari Calon Presiden dari Partai Republik Donald Trump pada debat pertama capres AS.
Indeks Dow Jones Industrial Average naik 133,47 poin atau 0,74% menjadi 18.228,30, Indeks S&P 500 naik 13,83 poin atau 0,64% menjadi 2.159,93. Sementara Nasdaq menguat 48,22 poin atau 0,92% ke level 5.305,71.
Mayoritas sektor saham dalam negeri mayoritas memerah dengan sektor yang menguat tertinggi adalah pertambangan yang naik 0,31%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah keuangan yang menurun 1,21%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp27 miliar dengan 9 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp9,67 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp21,29 miliar dan aksi beli sebesar Rp11,62 miliar. Tercatat 18 saham menguat, 15 saham melemah dan 12 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) naik Rp75 menjadi Rp9.375, PT BUkit Asam Tbk (PTBA) naik Rp50 menjadi Rp9.850, dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik Rp30 menjadi Rp2.420.
Di sisi lain saham-saham yang melemah di antaranya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun Rp425 menjadi Rp15.575, PT Bank Mandiri tbk (BMRI) turun Rp300 menjadi Rp11.450, dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) melemah Rp300 menjadi Rp8.825.
(izz)
Lihat Juga :